Gus Ipul Berjanji Tata Pasar Ramah Perempuan dan Anak

SUMENEP, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Timur 2018 nomor urut 2, Saifullah Yusuf, atau biasa disapa Gus Ipul, berjanji menata pasar tradisional menjadi lebih ramah bagi perempuan dan anak jika terpilih sebagai gubernur.

“Pasar tradisional yang bersih, aman, dan nyaman adalah dambaan semua warga agar mereka betah berbelanja. Namun, jangan lupa, pasar tradisional harus memiliki fasilitas untuk memuliakan kaum perempuan dan anak,” katanya di Sumenep, Selasa (27/3).

Gus Ipul berada di Sumenep sejak Senin (26/3) untuk menghadiri acara dan berkunjung ke sejumlah sentra ekonomi kreatif setempat, termasuk ke Pasar Anom Baru di Kecamatan Kota.

Ia menjelaskan, pengunjung pasar tradisional didominasi kaum perempuan atau ibu untuk berbelanja kebutuhan keluarga.

Dalam konteks itu, penataan pasar tradisional harus didorong untuk menyediakan fasilitas lebih bagi perempuan dan anak.

“Rasio jumlah toilet dengan pengunjung harus dihitung agar para pengunjung pasar tradisional, utamanya kaum perempuan dan anaknya, tidak kesulitan menemukan fasilitas toilet,” kata Gus Ipul, menerangkan.

Kondisi jalan akses di pasar tradisional dibuat seaman dan senyaman mungkin bagi kaum perempuan, ketika berjalan kaki untuk berbelanja.

Ia menambahkan, kesadaran para pedagang untuk menjaga kebersihan memiliki peranan penting guna mewujudkan pasar tradisional yang bersih dan nyaman sebagai tempat berbelanja.

Ketika berkunjung ke Pasar Anom Baru Sumenep, Gus Ipul prihatin dengan kondisi jalan akses yang rusak dan tergenang air.

Wakil Gubernur Jatim dua periode itu berbincang dengan sejumlah pedagang di Pasar Anom Baru Sumenep. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi