ForJatim: Tidak Ada Urgensi Khofifah Mundur Sebagai Menteri

0
177
Khofifah dan Emil Dardak
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018. (foto:istimewa)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Munculnya desakan agar Khofifah Indar Parawansa mundur sebagai Menteri Sosial, karena pencalonannya dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2018 harus disikapi secara bijak dan terukur. Karena sejatinya Khofifah adalah pembantu Presiden Jokowi di Kabinet Kerja. Karena itu hanya Presiden yang berhak menentukan sikap terkait tugas yang ia delegasikan.

Sementara Khofifah, sebagai pembantu Presiden hanya bisa pasif menerima apapun keputusan Presiden. Pernyataan itu disampaikan Hadi Mulyo Utomo, Ketua Forum Reformasi Jawa Timur (ForJatim).

“Khofifah itu pihak yang menerima delegasi dari Presiden, jadi keliru kalau beliau yang didesak atau didorong mundur dari kabinet. Sebab, semua keputusan ada ditangan Presiden selaku pemberi tugas. Ini mutlak, karena hak prerogratif Presiden,” ujar Hadi, dikonfirmasi SERUJI, Sabtu (2/12).

Lulusan terbaik sarjana dan pasca sarjana Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) ini mengungkapkan, setidaknya ada tiga poin yang menjadi pertimbangan dalam memutuskan status Khofifah atau menteri lain yang maju dalam kontestasi pilkada. Tiga poin itu adalah, pertama, pertimbangan hukum, kedua, pertimbangan etika dan ketiga, pertimbangan kemaslahatan rakyat.

Hadi menjelaskan, secara hukum, syarat normatif dapat dilihat pada ketentuan Undang-Undang No. 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016.

“Secara hukum, tidak ditemukan satu pun ketentuan normatif yang mewajibkan seorang Menteri untuk mengundurkan diri apabila berpartisipasi dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah. Artinya Undang-Undang sekalipun tidak memandang adanya sebuah urgensitas Menteri disyaratkan harus mundur dari jabatan apabila turut serta dalam pilkada,” urai pria yang pernah mengajar di Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) ini.

Komentar

BACA JUGA
limbangan menggugat

Aliansi Limbangan Tuntut Pemkab Hentikan Pendirian Pabrik di Garut

GARUT, SERUJI.CO.ID - Ratusan warga yang tergabung dalam "Aliansi Limbangan Menggugat" berunjuk rasa di Alun-Alun Blubur, Kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat, Jumat (23/2). Mereka...
Wader Trowulan

Makan di Warung Wader Sederhana, Gus Ipul Kagumi Ragam Kuliner Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyempatkan diri menikmati sambel wader khas Majapahit di "Warung Mbak...

Bhayangkara FC Yakin Dengan Kemampuan Tim Mereka

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juara GoJek Traveloka Liga 1 Bhayangkara FC merasa yakin dengan kemampuan tim yang dianggap dapat melalui jadwal padat di kompetisi sepanjang...
pencabulan siswa

Sistem Rekrutmen Guru Salah Satu Penyebab Kasus Kekerasan Pada Siswa

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Dewan Pendidikan Surabaya (DPS), Martadi mengatakan bahwa kasus kekerasan pada siswa dapat terjadi karena banyak aspek, salah satunya sistem rekrutmen...

DPR Sudah Terima Usulan Calon Gubernur BI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan DPR RI sudah menerima surat dari Presiden Joko Widodo perihal usulan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2023. Anggota Komisi XI DPR...
loading...
DANUR

‘Metamorfosis UPK PPK-PNPM Mandiri Perdesaan menjadi BUMDesa Bersama’

Unit Pengelola Kegiatan (UPK) merupakan bentukan Pemerintah Pusat melalui Program Pengembangan Kecamatan (PPK) sejak Zaman Presiden Habiebie (1998) Program Padat Karya yang bertujuan memberdayakan...

Mahasiswa Siap Amankan Pilkada Jatim

Surabaya - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Timur mengajak mahasiswa di wilayah itu menyukseskan Pilkada damai melalui sebuah acara yang dikemas "cangkrukan" di Mapolda...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...