Fahira: Pemerintah Tidak Taat Azas Dalam Pembubaran HTI

0
80
hti
Unjuk rasa oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris menyesalkan keputusan pemerintah yang tiba-tiba akan menempuh jalur hukum untuk membubarkan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Pemerintah bukan hanyat tidak bijak, tetapi juga tidak taat azas dan berpotensi melanggar kebebasan berorganisasi dan berpendapat yang dijamin konstitusi,” kata Fahira saat dihubungi SERUJI, Senin (8/5) malam.

Menurut Senator asal Jakarta ini sebagaimana diatur dalam Undang Undang, semestinya pemerintah terlebih dahulu mengambil langkah persuasi sebelum menjatuhkan sanksi administratif kepada Ormas yang dianggap melakukan pelanggaran.

“Tidak bijak dan tidak taat azas karena pemerintah telah melompati tahap-tahap yang disyaratkan UU Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan,” ungkapnya.

Tindakan tersebut, lanjut Fahira, dapat menimbulkan ketidakpercayaan pada pemerintah. “Kalau pemerintah saja sudah tidak taat azas bagaimana negara ini bisa ditata dan dibuat lebih baik,” katanya.

Fahira juga menganggap keputusan pemerintah yang disampaikan langsung oleh Menko Polhukam Wiranto tersebut, tidak adil bagi HTI dan akan menjadi preseden buruk bagi ormas, terutama ormas Islam di Indonesia.

“Tanpa ada surat peringatan tiba-tiba akan dibubarkan. Tanpa diajak berdialog tiba-tiba akan diseret ke pengadilan,” katanya.

Fahira mengkhawatirkan tindakan pemerintah yang tidak taat azas dan jauh dari kesan mengayomi tersebut hanya akan menimbulkan kegaduhan baru di Indonesia.

“Mau sampai kapan kegaduhan demi kegaduhan terus terjadi di negeri ini.” tutup Fahira.

Sebagaimana diketahui, Menko Polhukan Wiranto di kantor Kemenkopolhukam pada Senin, 8 Mei kemarin, mengumumkan langkah hukum yang akan diambil pemerintah untuk membubarkan HTI.

 

EDITOR: Efka

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ratusan Bangunan Rusak Pascagempa Banten

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ratusan bangunan di Provinsi Banten mengalami kerusakan pascagempa bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter yang mengguncang daerah tersebut pada Selasa (23/1). Direktur Perlindungan...
Gempa Banten

PMI Sukabumi Siapkan Tim Evakuasi Korban Gempa

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyiapkan tim evakuasi korban gempa bumi pascabencana gempa tektonik yang berpusat di Kabupaten...
China International Import Expo

Durian Sumut Pasar Potensial di China International Import Expo

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Durian asal Sumatera Utara merupakan buah yang sangat potensial dipromosikan di Tiongkok. Sumut dapat memanfaatkan penyelenggaraan China International Import Expo (CIIE) di...
gempa di banten

Gempa Banten Terasa Hingga Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Guncangan gempa tektonik berkekuatan 6,4 skala Richter di Barat Daya Lebak, Banten, terasa hingga wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (23/1)...
Pilgub Jatim 2018

Tim Koalisi Parpol Akan Gelar Rakor Strategi Pemenangan Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai pendukung pasangan Khofifah-Emil dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membahas strategi pemenangan pasangan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim...
loading...

Abu Dzar al Ghifari, Kemilau di Antara Sarang Penyamun

Abu Dzar al Ghifari merupakan salah satu sahabat yang pertama memeluk islam yang disebut “assabiqunal awwalun”. Dia berasal dari bani Ghifar, sebuah suku yang...

Presiden lupa dengan janji-janjinya, Abai terhadap Rakyatnya

(Lupa Menyebabkan Manusia Abai akan Akhirat) Pada dasanya, manusia itu “pelupa”. Inilah sebabnya, Allah memerintahkan kepada orang beriman untuk menulis perjanijan di antara mereka, dengan...
Pariwisata Bali

Sisi Lain Pariwisata Bali

Ketika mendengar nama Bali, orang akan membayangkan pantai Kuta yang Indah dengan para bule berjemur memakai bikini. Ditengah hamparan pasir pantai yang landai dan...