Dedikasi Tim Medis GNPF-MUI

JAKARTA – Di balik kesuksesan setiap aksi yang dilakukan oleh GNPF-MUI, terekam dedikasi yang tinggi pada tim medis untuk memastikan seluruh peserta aksi dalam keadaan sehat. Salah satunya dalam acara besar terakhir pada Aksi 112 di Masjid Istiqlal dengan peserta yang meluber hingga memadati sekeliling jalan sekitar masjid.

Tim Medis GNPF yang dikomandoi oleh dr Soleh SpB ini sukses memimpin pelayanan di bidang kesehatan. Dalam Aksi 112 kali ini tim medis GNPF berkekuatan 200 lebih tenaga medis yang terdiri dokter spesialis, paramedik, perawat,relawa, serta tidak ketinggalan dari herbalis. Baik dari lembaga, rumah sakit, asosiasi serta perorangan.
Selain penanganan secara medis, tim tersebut juga menangani peserta aksi dengan pijat, akupuntur dan lain-lain secara herbal.

Lembaga, rumah sakit dan asosiasi yang tergabung dalam tim medis GNPF MUI:
· RS Budi Kemulian
· RS Ibunda, Serang
· BSMI
· MER – Cg
· ACT/MRI
· Pro Emergency
· IIMF
· PBI
· DDII
· ARMII 212
· Hilal Army Society Indonesia
· KAFILA international Islamic School
· HILMI / Mujahidah FPI
· IDC
· KNAP
· RS Ummi Bogor
· RS Sari Asih Tangerang
· Rumah Zakat
· IPHI
· Komite Medis Peduli
· BKMM-PHP
· Amanah Takaful

Selain menyediakan ambulan, tim medis GNPF juga menyediakan tenda posko medis guna mengatisipasi penanganan medis peserta Dzikir Akbar112 sebelum memerlukan evakuasi kerumah sakit rujukan terdekat dari lokasi.

Alhamdulillah semua berjalan dengan baik sesuai dengan perkiraan jumlah umat yanghadir dalam Aksi 112 tersebut. Ada beberapa pasien yang juga dirujuk ke RS. Budi Kemuliaan dan satu pasien kemudian dirujuk ke RS Harapan Kita guna penanganan lebih lanjut.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.