Bertemu AHY, Prabowo Optimis Memenangkan Pilpres 2019


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto optimis mampu memenangkan kontestasi pemilihan Presiden (pilpres) 2019 menghadapi paslon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin, yang akan berlangsung pada 17 April mendatang.

Optimisme Prabowo tersebut disampaikan kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kediamannya, di Jalan Kertanegara. Jakarta, Kamis (14/3) malam.

Disampaikan Prabowo, bahwa ia dan AHY melakukan diskusi berbagai temuan saat mereka terjun ke lapangan di masa sosialisasi dan kampanye beberapa bulan ini. Diantaranya adalah aspirasi masyarakat yang ingin perubahan kepemimpinan nasional.

“Saya dan AHY banyak bergerak di daerah, melihat arus harapan masyarakat dan kami semakin optimis menghadapi hari pemilihan,” ungkap Prabowo.

Prabowo mengaku gembira atas dukungan Partai Demokrat karena di setiap kunjungannya ke berbagai daerah, dirinya selalu disambut para kader Demokrat.

“Kita butuh kekuatan di parlemen supaya rakyat cepat mendapatkan hasil dan efektif,” kata Prabowo usai menerima kunjungan Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Kamis.

Prabowo menekankan bahwa dirinya sangat menghargai dan mengapresiasi partisipasi Partai Demokrat dan parpol koalisi Prabowo-Sandi lainnya.

Menurut Prabowo, seluruh parpol koalisi Prabowo-Sandi berkepentingan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan di Pemilu 2019.

“Kami harap koalisi ini mendapatkan hasil memuaskan di Pemilu 2019 agar pemerintah kita efektif dan kuat sehingga keputusan dapat diambil cepat karena perlu terobosan untuk perbaiki bangsa menghadapi persaingan keras dari negara lain,” ujarnya.

Prabowo mengungkapkan, bahwa dalam pertemuan yang berlangsung selama lebih kurang satu jam tersebut, mereka sepakat memperkuat dan menyinergikan kekuatan menghadapi kampanye terbuka Pemilu 2019 yang berlangsung 24 Maret-13 April 2019.

“Kami koordinasi lebih dekat menghadapi putaran terakhir yaitu kampanye terbuka,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, AHY menjelaskan bahwa dirinya pada 1 Maret lalu telah mendapatkan mandat sebagai ketua tim pemenangan Pemilu Partai Demokrat.

Dalam pertemuan, AHY juga meminta Prabowo untuk dapat melakukan sinkronisasi dalam rangka kampanye terbuka sehingga diharapkan sesekali bisa melakukan kampanye secara bersama.

“Saya juga menyampaikan ada progres yang baik selama berkeliling bahwa memang ada harapan masyarakat untuk perubahan menuju Indonesia yang semakin baik ke depan,” pungkasnya.

Editor:Hrn

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

close