close

Bersama Ribuan Jemaah, Gus Ipul Hadiri Haul Pendiri Laskar Hizbullah

MOJOKERTO, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengajak generasi muda meneladani semangat para pejuang, di antaranya para ulama.

Pernyataan ini disampaikan keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini pada acara Semaan Al-Quran Al-Ittihad dan Hadrah Ishari Se-Jatim dalam Rangka Haul Al-Maggfurllah KH Achyat Chalimy, Kamis (12/4) malam.

Selain Gus Ipul, acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Kota Mojokerto ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh dan sejumlah kiai pengasuh pesantren di Mojokerto.

Di antaranya, Walikota Mojokerto yang juga alumni pesantren Sabilul Muttaqin, Masud Yunus; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Hukum Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Amar Ahmad; serta kiai dan ribuan jemaah lainnya.


Gus Ipul yang memberikan sambutan pada acara tersebut, mengajak jemaah untuk ikut meneladani semangat perjuangan Kiai Achyat. Sekadar diketahui, Kiai Achyat adalah salah satu pejuang di masa kemerdekaan sejak saat masih muda.

“Paling penting adalah kesetiaan beliau untuk bersama-sama membangun solidaritas perjuangan,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul bercerita, semangat kebersamaan yang dibanting Kiai Achyat dimulai dari Pesantren Tebuireng, Jombang.

“Dimulai dari liwet (masak) bareng, sinau (belajar) bareng, ngaji bareng, muncul ide untuk ikut berjuang memerdekakan bangsa ini,” cerita Gus Ipul.

Kiai Achyat lantas menambah aktivitasnya, dari yang awalnya ngaji, bertambah dengan belajar silat yang kemudian membentuk semacam batalion.

Pendiri Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin ini merupakan salah satu pendiri Laskar Hizbullah, barisan pasukan militer yang terdiri dari kiai, santri serta kalangan masyarakat lainnya.

Pasukan ini berjihad melawan sekutu yang hendak menduduki kembali bangsa Indonesia seusai Indonesia menyatakan kemerdekaan di 1945 silam.

Di Laskar Hizbullah, Kiai Achyat adalah pemimpin Kompi Khusus yang tugasnya mengawal para ulama’ di barisan sabilillah. Tak hanya itu, Kiai Achyat juga pernah ditunjuk sebagai Ketua Ansor Nahdlatoel Oelama (ANO) Mojokerto.

Selain itu, Kiai Achyat juga pernah terpilih sebagai anggota konstituante (semacam MPR) di Jakarta, yaitu pada masa berlakunya UUDS RI Tahun 1950 selama dua tahun. Seusai merdeka, Kiai Achyat lantas mendirikan lembaga pendidikan.

“Semangat perjuangan dari angkat senjata berubah dengan semangat mencerdaskan anak-anak bangsa. Kiai Achyat berjuang untuk meningkatkan kualitas SDM anak Indonesia,” urai Gus Ipul.

Cagub Gus Ipul saat menghadiri acara di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Kota Mojokerto, Kamis (13/4/2018) malam.

Dari cerita tersebut, Gus Ipul menilai ada beberapa hal yang bisa ditauladani oleh anak muda saat ini.

Menurut kandidat yang mengusung jargon “Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur” ini kebersamaan dalam menyusun visi dan misi adalah penting.

“Dari visi dan misi itu, lantas dieksekusi melalui tindakan. Anak muda zaman sekarang bisa menauladani sikap beliau,” ceritanya.

“Sejak kecil, beliau adalah aktivis. Karena jasa-jasa beliau, lantas beliau tetap dicari orang meskipun sudah wafat,” kata dia.

Pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gus Ipul kedepan akan memfasilitasi generasi milenial dalam mewujudkan cita-citanya. Di antaranya, dengan mencetak para entrepreneur muda melalui program Superstar (Sentra UMKM dan Pemberdayaan Startup).

Melalui program ini, anak muda akan didampingi dalam berbagai program pelatihan, pemasaran, hingga pemberian modal untuk mengembangkan usahanya. (Devan/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Diduga Kelelahan, Seorang Anggota KPPS Hulu Sungai Selatan Meninggal Dunia

KANDANGAN, SERUJI.CO.ID - Anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS)...

33 TPS di Banten Menggelar Pemungutan Suara Ulang

LEBAK, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten,...

Sembilan Pelaku Pemalsuan Materai Diserahkan ke Kejaksaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi melimpahkan sembilan orang dalam kasus...

Tunggu Rekapitulasi Provinsi dan Kabupaten, KPU RI Belum Mulai Rekapitulasi Nasional

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI belum bisa...

Beredar Video Pembakaran Surat Suara, Bawaslu RI Tunggu Laporan dari Daerah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI sampai...

Pria Lebih Suka Mencari Rumah Dibandingkan Perempuan

Sepanjang tahun 2018 persentase pengunjung pria berjumlah 55,5% sementara perempuan 44,5%.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Real Count KPU Sementara: Pertarungan Antar Pulau, Prabowo Unggul di 2 Pulau, Sisanya Jokowi

SERUJI mengelompokkan perolehan suara berdasarkan pulau-pulau yang ada di Indonesia dan pemilihan luar negeri. Ada enam kelompok pulau yang kami susun, yakni Sumatera, Jawa, Bali-Nusra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Berikut Peta Perolehan Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Jawa

Di pulau Jawa, dengan total DPT Pemilu 2019 sebanyak 110.686.690 pemilih, jumlah suara yang sudah masuk sebanyak 20.852.357 suara (18,84%).

Tentang Korupsi Sektor Publik