JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Warganet di media sosial sejak Rabu (13/2) dihebohkan dengan sebuah surat maklumat dengan informasi bohong atau hoaks yang diunggah oleh akun bernama Arief Wicaksono di facebook.
Dalam surat maklumat berkop Pondok Pesentaren Lirboyo, Kediri yang dishare akun tersebut, tertulis di poin ketiga instruksi dari Pengasuh Ponpes dan Ketua Umum PP Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) kepada seluruh santri dan alumni Ponpes Lirboyo untuk memilih paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.
Surat tersebut, dibantah oleh Ketum PP HIMASAL, KH Abdullah Kafabihi Mahrus yang menyebut surat maklumat yang diunggah tersebut palsu, yang isinya telah diedit tidak sesuai isi sebanarnya.
“Yang diunggah oleh akun tersebut maklumat palsu. Biarkan saja nanti akan ketahuan sendiri,” kata ulama yang juga Rais Syuriah PBNU ini pada wartawan, Kamis (14/3).
Ponpes Lirboyo Instruksikan Santri dan Alumni Pilih Jokowi-KH Ma’ruf

Maklumat asli dari Ponpes Lirboyo yang didapat SERUJI, isinya justru merupakan instruksi kepada alumni dan santri untuk memilik pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.
Dalam Maklumat asli yang ditandatangani Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH M Anwar Manshur dan Ketua Umum HIMASAL, KH Abdullah Kafabih Mahrus tersebut, terdapat tiga poin instruksi bagi para santri dan alumni Ponpes Lirboyo.
Pertama menginstruksikan para santri dan alumni Lirboyo menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019. Kedua, menciptakan pemilu yang aman, damai dan beradab.
Dan di poin ketiga, menginstruksikan seluruh santri dan alumni Ponpes Lirboyo untuk memilih pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.
Berikut Surat Maklumat Asli Ponpes Lirboyo Dukung Jokowi-KH Ma’ruf;

Penyebar Hoaks Maklumat Ponpes Lirboyo Telah Minta Maaf

Sementara itu, Arief Wicaksono, penyebar maklumat palsu telah menyatakan penyesalannya atas tindakan menyebarkan hoaks di media sosial.
Arief telah datang ke Ponpes Lirboyo, Kediri pada Rabu (13/3) menemui Dzurriyah Keluarga Besar Lirboyo untuk meminta maaf dan mengklarifikasi beredarnya muklumat yang telah dipalsukan tersebut.
“Saya menyesal dan memohon maaf kepada seluruh keluarga besar dan alumni Pondok Pesantren Lirboyokarena telah dengan sengaja menyebar luaskan Maklumat Masyayikh yang telah dipalsukan,” bunyi poin pertama surat pernyataan permohonan maaf yang ditandatangan Arief pada 13 Maret 2019 diatas materai.
Arief juga berjanji akan menyebarluaskan permohonan maafnya tersebut di seluruh akun media sosial yang ia miliki.
“Saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Saya siap mengikuti dan proaktif atas segala proses hukum apabila ditemukan bukti baru,” janji Arief.
Berikut Surat Pernyataan Permohonan Maaf Penyebar Hoaks Maklumat Ponpes Lirboyo;

