Amnesty International: Myanmar Bisa Diseret ke Mahkamah Pidana Internasional

“Ada pola kekerasan yang jelas dan sistematis di sini. Pasukan keamanan mengelilingi sebuah desa, menembaki orang yang melarikan diri karena panik dan kemudian membakar rumah hingga rata dengan tanah. Secara hukum, ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan, sistematis dan pemindahan paksa warga sipil,” ujar Tirana Hasan, Direktur Penanggulangan Krisis Amnesty Internasional, menambahkan.

Menurut Tirana, pihaknya pernah mewawancari seorang berusia 27 dari Inn Din, pria tersebut mengaku melihat tentara dibantu oleh sekelompok massa tengah mengelilingi desa tersebut dan menembaki udara sebelum dirinya berhasil bersembunyi di hutan terdekat. Ia juga mengaku militer sempat tinggal di desa tersebut selama tiga hari kemudian menjarah dan membakar rumah.

“Upaya pemerintah untuk mengalihkan kesalahan kepada penduduk Rohingya adalah kebohongan yang sangat nyata. Investigasi kami sudah jelas, bahwa pasukan keamanan sendiri, bersama dengan massa main hakim sendiri, bertanggung jawab untuk membakar rumah warga Rohingya. Angka-angka itu telah bicara, dan tidak berlebihan jika dikatakan bahwa hampir setengah juta orang Rohingya harus meninggalkan rumah mereka hanya dalam waktu kurang dari setahun. Myanmar harus mengakhiri diskriminasi sistematis Rohingya yang memicu krisis ini,” tukasnya. (Achmad/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER