Amankan Pilgub, Forkopimda Jatim Kompak Jaga Tiga Pilar Kecamatan

0
32
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim pada acara Rapat Peningkatan Ketertiban dan Keamanan Wilayah Provinsi Jatim, di Grand City, Surabaya, Senin (13/11/2017). (Foto: Amal/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur sepakat untuk kompak menjaga wilayahnya aman dan kondusif pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 mendatang.

Kesepakatan ini tertuang dalam tiga pilar dalam kecamatan yang harus kompak, yakni camat, kepala kepolisian sektor, dan komandan rayon militer.

“Kekompakan tiga pilar ini sangat penting dan dibutuhkan guna mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak nanti. Tiga pilar di kecamatan ini harus saling didukung dan mendukung, sehingga segala konflik yang mungkin timbul jelang maupun saat pelaksanaan pilkada serentak nanti cukup diselesaikan di tingkat kecamatan,” kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada acara Rapat Peningkatan Ketertiban dan Keamanan Wilayah Provinsi Jatim, di Grand City, Surabaya, Senin (13/11).

Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu mengatakan, tiga pilar itu cocok dengan kultur masyarakat Jatim yang cukup baik dalam menyelesaikan konflik. Oleh sebab itu, kata dia, tiga pilar ini harus segera merespon jika ada yang mencurigakan atau terjadi kerusuhan di daerah.

“Tiga pihak ini yang nantinya harus paham betul bagaimana cara merespon konflik yang terjadi,” ujarnya.

Menurut Pakde Karwo, ada beberapa faktor pemicu terjadinya konflik. Yakni penyelenggara pilkada dinilai tidak netral, SDM-nya kurang profesional, dan pasangan calon/paslon tidak legowo menerima kekalahan.

Disamping itu, kata dia, juga adanya ketidakakuratan Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan kekurangan logistik surat suara di TPS.

“Dalam mengantisipasi beberapa hal ini diperlukan pengawasan ketat oleh Bawaslu serta peran aktif masyarakat. Dukungan dari Pemda dan Jajaran juga diperlukan untuk menyelenggarakan pilkada yang berkualitas,” tukasnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pakde Karwo berpesan agar seluruh pihak baik Pemda, Forkopimda, paslon maupun media harus memiliki visi yang sama dalam rangka mensukseskan pilkada serentak. Khususnya bagi paslon juga harus ikut menjaga keamanan dan kenyamanan Jatim, serta jangan sampai pilkada serentak ini lepas dari konteksnya dalam mensejahterakan masyarakat.

“Pilkada Jatim ini adalah untuk Jatim, bukan untuk provinsi lainnya,” pungkas politisi yang juga birokrat itu.

Turut hadir Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Kapolda Jatim Inspektur Jenderal Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya Brigader Jenderal TNI Widodo Iryansyah, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Rudi Prabowo Aji, Kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim, serta Kapolsek, Camat, dan Danramil se-Jatim. (Amal/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Danau Toba

KemenPURR Anggarkan Rp 800 Miliar untuk Danau Toba dan Pulau Samosir

DELI SERDANG, SERUJI.CO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp 800 miliar hingga 2019 untuk membangun jalan menuju Danau Toba dan Pulau...
Besiktas - 2017

Besiktas Masuk ke Putaran 16 Besar Liga Champions Untuk Pertama Kalinya

ISTANBUL, SERUJI.CO.ID -  Juara Turki Besiktas mencapai putaran 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya ketika mereka bangkit dan bermain imbang 1-1 dengan tamunya Porto,...
Kapuspenkum Kejagung M Rum

Kejagung: Pembobol Kredit Bank Mandiri Segera Disidangkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Agung menyatakan tersangka pembobolan kredit PT Bank Mandiri Tbk sebesar Rp 201,098 miliar, MS alias HP atau Aping dan EWL, segera...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...