ACT: Agenda Pemberdayaan Pengungsi Rohingya, Penting

0
85
act, rohingya
Tim ACT sambangi pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh. (Foto: Dok ACT)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Organisasi kemanusiaan Indonesia Aksi Cepat Tanggap (ACT) menilai pemberdayaan pengungsi Rohingya di wilayah perbatasan Bangladesh penting untuk dilakukan agar mereka tidak bergantung pada bantuan.

“Kami serius menangani kemanusiaan, agenda pemberdayaan harus dilakukan, bukan sekadar bantuan sesaat,” ujar Presiden ACT Ahyudin di Jakarta, Rabu (27/9).

Ahyudin berpendapat malapetaka terjadi jika pengungsi Rohingya selama puluhan tahun hanya bergantung pada bantuan dari luar dan tidak dipersiapkan untuk membangun kembali kehidupannya.

Berdasarkan kunjungan langsung ke wilayah perbatasan Bangladesh tempat pengungsi Rohingya, menurut dia, pengungsi lama dan baru sama saja bergantung pada bantuan.

“Kalau dibiarkan hanya duduk sambil menunggu bantuan itu membangun kemiskinan struktural dan bisa menimbulkan stres,” ucap dia.

Untuk itu, selain berencana membangun 1.000 hunian sementara, ACT yang menyalurkan sumbangan dari rakyat Indonesia akan membangun pasar di 100 titik pengungsian untuk pemberdayaan ekonomi.

ACT juga sedang menyiapkan lahan seluas 1.000 hektare untuk digunakan sebagai tempat peternakan, pertanian, dan perkebunan.

Pihaknya berharap dengan adanya pasar dan lahan tersebut, pengungsi Rohingya mampu hidup sendiri dengan berwirausaha.

“Untuk obat stres pengungsi ketika dilibatkan dalam pekerjaan. Hadirnya masjid harus dibangun juga untuk memberdayakan dari sisi agama,” ucap Ahyudin.

Pada Kamis (21/9), Indonesia telah mengirim 2.000 ton beras yang diberangkatkan dengan kapal kemanusiaan dari Terminal Petikemas Surabaya.

Bantuan tersebut merupakan bantuan kemanusiaan terbesar dari Indonesia untuk Rohingya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...