SUMENEP, SERUJI.CO.ID – Sambal Teri hasil produksi Supriyadi, seorang pemuda di Sumenep, Jawa Timur, benar-benar membuat para konsumennya ketagihan. Akibat makanan yang berasal dari olahan ikan tersebut, kini Supriyadi yang merupakan pemuda asal Desa Legung, Kecamatan Batang-batang, sudah bisa membiayai kebutuhan sendiri.
“Alhamdulillah, sekarang sudah banyak order. Ya, sebagai pebisnis pemula, usaha saya masih jauh dari sempurna, masih butuh pengembangan untuk pemasaran. Tapi setidaknya penghasilan sudah cukup untuk bekal hidup,” jelas Supriyadi, saat ditemui, Jumat (29/12).
Tidak hanya sambal teri, dia juga memproduksi abon ikan tongkol. Beda dengan sambal, abon hasil produksinya memiliki varian rasa, yaitu pedas dan tidak pedas.
Supriyadi menuturkan, bisnis tersebut dimulai setelah ikut pelatihan yang diadakan Pusat Inkubator Wirausaha STKIP Sumenep (PIWS) sekitar bulan Februari lalu. Selepas pelatihan, dia langsung mempraktikkan ilmu yang didapat. Dan ternyata hasil olahan ikannya mampu mencuri hati penikmat kuliner. Sehingga kebanjiran order hingga sekarang.
“Saya bersyukur bisa ikut pelatihan tersebut, karena saya bisa memiliki bisnis yang sudah dijalankan,” akunya.
Untuk sementara ini, dia masih menjual olahan ikannya menggunakan media sosial, karena masih belum memiliki stan makanan. Meski berjualan melalui internet, pelanggannya tiap hari makin bertambah.
“Kemungkinan awal tahun 2018 nanti, jualan saya sudah ada di stan khusus yang disediakan pemerintah. Saya bersyukur atas anugerah ini,” ujarnya.
Di stan khusus nanti, dia memastikan bakal merekrut pekerja, karena target jumlah produksinya akan ditingkatkan. Dia berharap hal itu bisa membantu pengangguran yang belum bekerja.
Sementara seorang pelanggan asal Kecamatan Kalianget, Novi, mengaku ketagihan dengan sambal teri buatan Supriyadi tersebut. Dia menuturkan belum menemukan penjual sambal teri di wilayahnya. Saat mendapatkan informasi sambal tersebut, dia mengaku penasaran.
“Setelah saya beli, saya ternyata ketagihan. Akhirnya ya jadi pelanggan tetap,” ujarnya. (Rahmat/Hrn)
