Pedagang Diwajibkan Cantumkan Jenis Beras Pada Kemasan

0
97
Berbagai kemasan beras. (ilustrasi)

BANTUL – Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai pertengahan September 2017 mewajibkan pedagang beras di daerah ini mencantumkan jenis berasnya pada kemasan bahan pangan tersebut.

“Mulai pertengahan September ini pelaku usaha wajib mencantumkan jenis berasnya di setiap kemasan, apakah itu beras medium atau premium,” kata Kabid Sarana Prasarana dan Distribusi, Dinas Perdagangan Bantul Yuswarseno di Bantul, Senin (18/9).

Menurut dia, pencantuman jenis beras pada kemasan itu menyusul berlaku efektifnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras yang ditandatangi pada 24 Agustus 2017.

Ia menjelaskan, dalam Permendag yang sebenarnya berlaku efektif sejak 1 September 2017, namun ada toleransi sampai pertengahan September itu ditetapkan HET beras di wilayah DIY yaitu beras medium Rp9.450 per kg dan beras premium Rp12.800 per kg.

“Selain jenis beras medium atau premium juga mencantumkan HET-nya, itu bersifat wajib, sehingga konsumen tidak bingung memilih jenis tersebut. Ketentuan ini sudah kami sosialisasikan ke toko modern, pelaku usaha dan pedagang,” katanya.

Ia mengatakan, setelah diberikan toleransi waktu hingga pertengahan September ini dalam penerapan HET beras, dari Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang tergabung dengan Kepolisian Daerah (Polda) DIY dan instansi terkait akan melakukan pengawasan.

“Pelaku usaha dalam melakukan penjualan beras eceran kepada konsumen wajib mengikuti ketentuan HET, jika kedapatan menjual beras lebihi HET dikenai sanksi pencabutan ijin usaha setelah sebelumnya diberi peringatan tertulis dua kali,” katanya.

Menurut dia, dengan diterbitkannya Permendag tentang Penetapan HET beras tersebut, secara otomatis Permendag Nomor 27 Tahun 2017 tentang Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen dinyatakan dicabut dan tidak berlaku.

“Tujuan dari Permendag Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan HET Beras adalah untuk menjaga stabilitas dan kepastian harga beras, sehingga harga beras yang terjangkau. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...