SBY Ragu Atau Demokrat Bimbang? Perppu “Inkonstitusional” Pun Disetujui Jadi UU


SERUJI.CO.ID – Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan, telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi Undang Undang setelah melalui pengambilan suara lewat voting dalam sidang Paripurna DPR RI, Selasa (24/10).

Voting dilakukan setelah gagal diambil kesepakatan oleh seluruh fraksi lewat musyawarah mufakat dalam menetapkan Perppu tersebut menjadi UU. Sebanyak 7 fraksi menerima Perppu untuk ditetapkan sebagai UU, sementara 3 fraksi lainnya dengan tegas menolak.

Tujuh fraksi yang menerima adalah PDI-P, PPP, PKB, Golkar, Nasdem, Demokrat, dan Hanura. Sementara tiga yang tegas menolak adalah Gerindra, PKS dan PAN.

Yang menarik dari kelompok partai yang menerima Perppu Ormas menjadi UU ini adalah sikap partai Demokrat yang dipimpin oleh mantan Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Walau menerima Perppu menjadi UU, partai Demokrat, juga PKB dan PPP, memberikan catatan agar setelah perppu disahkan menjadi UU, maka pemerintah dan DPR diminta segera melakukan revisi UU Ormas yang baru disahkan tersebut.

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

“Duit Ostrali”

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close