Resmi, Presiden Jokowi Sandang Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Hari ini, Sabtu (15/12), Presiden Jokowi secara sah menyandang gelar adat melayu dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Riau sebagai Datuk Seri Setia Amanah Negara.

Gelar ini merupakan gelar kelembagaan tertinggi dalam tradisi Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Dengan artian pimpinan puncak yang bercahaya cemerlang, taat setia secara penuh dalam menunaikan amanah negara yang dibebankan kepadanya.

Gelar ini secara sah disandang Jokowi setelah melalui serangkaian prosesi penabalan gelar adat yang bertempat di gedung LAM Riau.

Pengesahan gelar adat ini ditandai juga dengan pemasangan tanjak, selempang adat penabalan, dan keris kepada Jokowi.

Kemudian, Presiden Jokowi yang didampingi ibu negara, Iriana Jokowi menjalani prosesi selanjutnya, yakni tepuk tepung tawar.

Sebelumnya, Presiden Jokowi beserta rombongan tiba di LAM Riau, Sabtu (15/12), sekitar pukul 09.00 WIB.

Kedatangan Presiden Jokowi ke Pakanbaru disambut antusias oleh warga setempat.

Tampak warga tumpah ruah di sekitaran Jalan Gajah Mada dan Diponegoro, menyambut orang nomor satu di Indonesia ini, Sabtu (15/12) pagi.

Tiba di LAM Riau, Jokowi disambut dengan bunyi-bunyian kompang dan pagelaran pencak silat. (SU05)

8 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER