PT. Garuda Indonesia Dituntut Beri Kompensasi pada Rakyat Aceh Yang Memodali Pesawat Pertama

0
424
  • 2
    Shares
Pemodal awal Garuda Indonesia
Nyak Sandang, pemilik bukti obligasi sumbangan pembelian pesawat Dakota RI-001 saat ditemui Presiden Jokowi di Istana. (Foto:Biro Pers Setpres)

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Tokoh muda Kota Langsa, Muhammadar menuntut dan mendesak perusahaan penerbangan PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, untuk segera memberikan kompensasi kepada Nyak Sandang selaku salah seorang yang berjasa terhadap maskapai milik BUMN tersebut.

“Pihak manajemen maskapai Garuda sebagai salah satu perusahaan BUMN milik pemerintah Indonesia wajib bertanggung jawab serta memberikan hak dari keuntungan perusahaan setiap tahunnya kepada masyarakat Aceh yang ikut terlibat sebagai pemodal pesawat pertama di Indonesia, salah satunya Nyak Sandang,” kata Muhammaddar kepada SERUJI, di Kota Langsa, Jum’at (23/3).

Dikatannya, sesuai bukti surat yang berbentuk obligasi, maka sudah jelas PT. Garuda Indonesia harus memberikan kompensasi kepada Nyak Sandang yang merupakan salah satu “pemilik” modal lahirnya cikal bakal Garuda Airline.

“Jika kita melihat dari bukti surat yang diperlihatkan oleh Tgk Nyak Sandang, disitu jelas bahwa surat tersebut dalam bentuk obligasi. Itu artinya keuntungan dari hasil usaha perusahaan diluar hitungan pokok, wajib diberikan kepada pemodal. Dalam Islam sistem ini sering dikenal dengan sistem mudharabah (bagi hasil), dimana pembagian keuntungan dan kerugian hasil usaha ditanggung oleh kedua belah pihak yang melakukan akad,” jelas alumni pondok pesantren Darul Huda ini.

Jika saat ini perusahaan memperoleh keuntungan dari usahanya, lanjut Muhammadr, maka perusahaan tersebut wajib berbagi keuntungan perusahaan dengan para pemberi modal.

“Jangan pernah mengaburkan sejarah, karena sudah terbukti hampir semua masyarakat Aceh saat itu memberikan sumbangan atas pembelian pesawat RI O1 dan RI O2 sebagai pelopor lahirnya maskapai Garuda,” imbuhnya.

Langganan berita lewat Telegram
loading...
1
2
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU