Polisi Terjunkan 300 Personel Amankan Pelantikan Wali Kota Sabang

SABANG, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 500 personel gabungan diturunkan untuk mengamankan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang, Aceh masa jabatan 2017-2022, hari ini, Senin (18/9).

“Semua ada 500 personel gabungan untuk pengamanan pelantikan tersebut,” kata Kapolres Sabang AKBP Slamet Wahyudi di Gedung Serba Guna Sabang Fair, lokasi pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang.

Slamet menjelaskan jumlah personel tersebut terdiri dari Kepolisian, Dishubkominfo dan Satgas Partai Aceh. “Dari kepolisian ada 250 personel dan selebihnya dari Dishubkominfo dan Satgas Partai,” jelasnya.

Direncanakan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Kapolres Sabang turut didampingi Waka Polres Kompol Munzir dan Kabag Ops Kompol Muhammad Dahlan.

“Ada enam titik pengamanan di antaranya, lokasi pelantikan (Gedung Serba Guna Sabang Fair), Pendopo Wali Kota, Pendopo Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota dan Pelabuhan Balohan Sabang serta Bandara Internasional Maimun Saleh, Sabang,” ungkapnya.

Kabag Umum dan Humas Sekretaris Daerah Kota Sabang Abdullah membenarkan, rapat paripurna istimewa DPRK Sabang dalam rangka pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sabang di Gedung Serbaguna Sabang Fair dipimpin lansung Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

“Bapak Gubernur terbang dengan pesawat pribadinya dari Bandara Internasional SIM Blang Bintang, Aceh Besar dan mendarat di Bandara Internasional Maimun Saleh, Sabang. Selanjutnya ke penginapan dan langsung ke lokasi pelantikan,” kata Kabag Umum dan Humas Sekretaris Daerah Kota Sabang itu. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER