Peserta MTQ di Aceh Kecewa, Karena Dewan Hakim Tidak Profesional

0
132
  • 5
    Shares
MTQ Aceh
MTQ Aceh

IDI RAYEUK, SERUJI.CO.ID – Sejumlah peserta dan pendamping kafilah Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Aceh merasa kecewa. Mereka menilai dewan hakim tidak memiliki integritas dan profesional dalam memberikan penilaian pada beberapa cabang perlombaan.

“Seharusnya, untuk menjaga integritas dan profesional seorang dewan hakim dalam pelaksanaan MTQ untuk tingkat provinsi seperti ini dapat diambil dewan hakim dari tingkat nasional, sedangkan untuk tingkat kabupaten/kota dari provinsi, ” ujar salah seorang pendamping kafilah yang enggan disebut namanya kepada SERUJI, Kamis (23/11/2017).

Pasalnya, ada peserta qari/qariah yang ikut berlomba pada cabang tafsir bahasa Indonesia ada hafalan tidak lancar atau gugur soal tapi penilaian dari dewan hakim mendapatkan peringkat. Namun, ada peserta yang tidak gugur soalnya tidak masuk atau tidak dapat juara.

“Perkembangan dalam pelaksanaan MTQ di Aceh Timur, dalam penilaiannya hanya sebagai bentuk dari selera dewan hakim. Artinya, bukan atas dasar kemampuan dari qari/qariah, sehingga dianggap dewan hakim tidak layak karena diambil dari provinsi,” sebutnya.

Selain itu, untuk cabang Syarhil Quran yang seharusnya bisa menang tapi dewan hakim menilai tidak bagus, bahkan ada penampilan syarhil Quran yang dinilai tidak bagus malah masuk ke babak selanjutnya.

“Kita bingung dan sangat kecewa dengan keputusan dewan hakim yang memberikan nilai terhadap sejumlah cabang yang ditentukan penilaiannya dari dewan hakim kita anggap tidak masuk akal,” keluhnya.

“Diharapkan, kedepan pelaksanaan MTQ penunjukan dewan hakim benar-benar yang memiliki integritas, profesional dan independen sehingga setiap penilaian cabangnya bukan karena suka atau tidak suka, melainkan dari hasil dan fakta di lapangan berdasarkan penampilan dari qari/qariah,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua dewan hakim MTQ Provinsi Aceh Azhar saat dikonfirmasi melalui pesan yang dikirim, belum memberikan komentarnya. (Syahrial/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU