Pengawal Adat Melayu Datangi Kantor Koran Sindo Batam Terkait Berita Penolakan Kedatangan Habib Rizieq

Batam, Seruji.com– Warga Batam yang diwakili oleh pengawal adat Melayu Gagak Hitam, PETA Kepri, dan Ketua Lembaga Adat Melayu melakukan tabayun dan meminta klarifikasi dengan mendatangi kantor Sindo Batam. Hal itu terkait soal pemberitaan Sindo tentang penolakan warga Batam atas kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Batam

Telah menjadi viral di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) soal pemberitaan Koran Sindo yang menulis warga Batam menolak kedatangan Habib Rizieq. Karena membawa nama warga Batam, banyak pihak yang tidak terima, sehingga warga Batam yang diwakili oleh para pengawal adat Melayu mendatangi kantor Sindo di Batu Ampar, Batam, Senin (16/1) sore.

Pengawal Adat Melayu yang datang adalah Panglima Gagak Hitam (Kande Udin Pelor), Sekjen Gagak Hitam (Andika Dwi Rahmansyah), Panglima Hitam (Surya), Penasihat Gagak Hitam (Ayahanda Rahim Pekka), Panglima PETA Divisi Kepri (Pangdiv Bobi Candra dan Danmen Muhammad Azhari), dan Ketua Lembaga Adat Melayu (Ayahanda Wam Gamalyardi).

Kedatangan para pengawal adat Melayu di kantor Koran Sindo Batam diterima oleh Deden sebagai perwakilan Koran Sindo Batam.

“Klarifikasi dari Koran Sindo berjalan lancar. Koran Sindo meminta maaf dan akan menerbitkan berita klarifikasi tentang warga Batam yang telah menjadi viral dan meresahkan di Kepri,” kata Bobi Candra.

Pengawal adat Melayu Kepulauan Riau memberi waktu selama dua hari untuk Koran Sindo Batam memuat klarifikasi berita tersebut. (ilyas/batam)

Reporter : Ilyas karta
Editor   : Denni

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.