Pemudik Kembali ke Pulau Jawa Mencapai 165.260 di Pelabuhan Bakauheni

BANDARLAMPUNG, SERUJI.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Bakauheni mengatakan pada Ahad (9/6) terjadi arus balik sebanyak 165.260 pemudik kembali ke Pulau Jawa melalui dermaga penyeberangan Pelabuhan Bakauheni.

Humas ASDP, Saifulahil Maslul Harahap, seperti yang dilansir dari Antara, di Bandarlampung, Selasa (11/6), mengatakan bahwa jumlah pemudik pada arus balik tersebut meningkat dibandingkan pada H+2 (8/6).

Ia menambahkan, berdasarkan laporan yang diterima, pemudik pejalan kaki mengalami kenaikan sebanyak 1.257 orang dan pemudik dengan roda dua sebanyak 7.069 unit dan kendaraan roda empat baik pribadi, bus dan truk mencapai 4.495 unit.

“Peningkatan pemudik pejalan kaki maupun dalam kendaraan kemarin (Ahad, 9/6) dikarenakan mereka ingin memburu waktu kerja pada Senin (10/6),” katanya.

Saiful menyebutkan bahwa lonjakan pemudik pejalan kaki Ahad (9/6), mencapai 24.415 orang dan pemudik dalam kendaraan baik roda empat maupun roda dua sebanyak 38.862 unit.

Ia merincikan dari 38.862 unit kendaraan yang menyeberang ada sebanyak 20.795 R2, 17.314 R4, Bus 539 unit dan truk 214 unit.

“Untuk mobil pribadi sebenarnya ada penurunan pada H+3 (9/6),” katanya.

ASDP untuk mengangkut keseluruhan penumpang tersebut pada arus balik kemarin melakukan trip sebanyak 110 kali dari semua dermaga yang ada di Pelabuhan Bakauheni.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.