Pemprov Sumbar Tengarai Distribusi LPG 3 Kg Salah Sasaran

PADANG – Terkait langkanya LPG 3 kilogram di Sumbar dua minggu terakhir, Wagub Sumbar, Nasrul Abit menengarai distribusi LPG tersebut salah sasaran hingga masyarakat miskin yang membutuhkan menjadi susah untuk mendapatkannya.

“Harusnya LPG 3 kilogram ini untuk masyarakat kurang mampu, tapi banyak juga dipakai oleh golongan usaha dan masyarakat yang tidak berhak. Ini mungkin penyebab gas menjadi langka,” kata Nasrul di Padang, Senin (18/9).

Selain itu kuota LPG 3 kilogram untuk satu daerah diduga dialihkan oleh pedagang ke daerah lain untuk mendapatkan keuntungan hingga terjadi kelangkaan LPG pada daerah pemilik kuota.

“Dugaan-dugaan ini tentu perlu dibuktikan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar sudah saya perintahkan untuk berkordinasi dengan pihak terkait menyangkut hal ini,” kata dia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Asben Hendri menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan Pertamina terkait persoalan LPG 3 kilogram tersebut karena pemerintah tidak punya kewenangan untuk penindakan.

“Kewenangan itu ada pada Pertamina, selaku penyalur. Tapi itu juga terbatas pada agen resmi sementara untuk tingkat pengecer sulit terdeteksi,” kata dia.

Untuk sementara yang telah dibuat Pemprov Sumbar untuk membantu masyarakat agar tidak kesulitan mendapatkan LPG tersebut, melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakannya.

Selain itu juga meminta kabupaten dan kota untuk ikut mengawasi penyelewengan alokasi penjualan LPG 3 kilogram, karena ada indikasi penyelewengan alokasi satu daerah ke daerah lain. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER