Pemkab Solok Selatan Tetapkan Masa Tanggap Darurat Banjir

0
35
Tanggap darurat banjir
Tanggap darurat banjir (ilustrasi)

PADANG – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari terkait banjir bandang yang melanda Nagari Pakan Rabaa Tangah pada Kamis malam (14/9).

“Masa tanggap darurat dimulai pada hari ini. Kami kini tengah menyiapkan administrasinya,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Rusdi Harmen saat dihubungi di Padang Aro, Jumat (15/9).

Ia menyebutkan warga yang terdampak banjir sebanyak 571 jiwa dari 190 Kepala Keluarga di empat jorong Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, membutuhkan bantuan pangan dan sandang karena rumah mereka terendam banjir hingga satu meter.

“Bantuan makanan sudah kami beri pada pagi dan siang ini. Sore nanti kami akan mendirikan dapur umum di Kantor Camat Koto Parik Gadang Diateh,” ujarnya.

Ia menyebutkan pemerintah setempat telah mengajukan bantuan beras ke Bulog Padang dan kini telah dikirim sebanyak 1,2 ton beras.

Pemerintah setempat melalui PDAM setempat juga telah menyalurkan air bersih bagi korban banjir bandang di Jorong Bancah Anak Lolo, Lolo Atas, Batu Kulambai, dan Batang Lolo.

“Air bersih sudah disalurkan oleh PDAM dan posko kesehatan telah didirikan di lokasi banjir,” ujarnya.

Masyarakat yang terdampak banjir yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ini mengungsi ke rumah tetangga dan keluarganya yang tidak terdampak banjir.

Banjir bandang yang melanda daerah itu merusak sejumlah infrastruktur, sawah, juga merusak jaringan PDAM juga rusak serta ruma penduduk.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 138 unit dengan rumah berat 42 rumah, rusak sedang enam rumah dan rusak ringan 90 rumah.

Pemerintah setempat telah mengerahkan petugas untuk membantu warga membersihkan rumah yang terendam lumpur. Jajaran Kementerian Sosial kini juga dalam perjalanan menuju Solok Selatan untuk meninjau korban banjir. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ceamah bela negara

Koarmatim Beri Pembekalan Bela Negara Dan Anti Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Hang Tuah ke-71 Tahun 2018, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana...
Sidang pembakaran rumah

Dalang Pembakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga Dihukum Seumur Hidup

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Jaya Mita br Ginting menangis seketika saat majelis hakim menjatuhinya hukuman penjara seumur hidup. Wanita ini terbukti bersalah menjadi otak pelaku...
Freddy Purnomo

Golkar Jatim Siapkan Ribuan Baliho Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPD Partai Golkar Jatim menyiapkan strategi pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalan Pilgub Jatim. Salah...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...