Bunga Langka Rafflesia Ditemukan di Pusat Latihan Gajah TWA

BENGKULU, SERUJI.CO.ID – Para polisi hutan dan pawang gajah di Pusat Latihan Gajah Taman Wisata Alam (TWA) Seblat, Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu menemukan habitat baru bunga langka dilindungi Rafflesia sp di wilayah konservasi itu.

“Para mahout atau pawang gajah yang sedang patroli menemukan titik habitat baru yang selama ini belum pernah diketahui sebagai habitat bunga langka Rafflesia sp,” kata Koordinator Pusat Latihan Gajah (PLG) Seblat, Damin di Bengkulu, Senin (8/4).

Ia mengatakan dari bentuk fisik, bunga langka tersebut terlihat berbeda dengan spesies Rafflesia arnoldii terutama dari sisi warna dan ukuran bunga.

Bunga Rafflesia arnoldii menurut dia memiliki warna merah jingga dengan ukuran yang lebih besar bahkan mencapai diameter 90 centimeter, sedangkan bunga Rafflesia sp yang ada di TWA Seblat tersebut memiliki warna merah pucat dengan diameter lebih kecil hanya 43,6 centimeter.

“Perlu penelitian khusus untuk memastikan apakah jenis yang kami temukan ini berbeda dengan Rafflesia arnoldii atau dengan jenis lain seperti Rafflesia bengkuluensis dan Rafflesia kemumu,” ujarnya.

Lokasi bunga menurut dia cukup muda dijangkau dengan berjalan kaki sejauh 3,6 kilometer dari camp gajah yang berada di dalam TWA Seblat.

Menurut Damin, penemuan habitat bunga langka dilindungi ini menjadi sangat penting untuk menambah kekayaan flora dan fauna yang ditawarkan kepada wisatawan penggemar alam bebas.

“Selain melihat dan berinteraksi langsung dengan gajah Sumatera, di wilayah ini juga bisa dinikmati habitat bunga langka Rafflesia sp,” ucapnya.

Selain satu bunga yang sedang mekar sempurna, di lokasi itu juga masih terdapat sejumlah bonggol atau calon bunga yang siap mekar dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu saat ini terdapat empat spesies Rafflesia sp yang tumbuh di kawasan hutan Bengkulu yakni Rafflesia arnoldii, Rafflesia bengkuluensis, Rafflesia gadutensis dan Rafflesia kemumu.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.