BPJS Kesehatan Sumut- Aceh Bayarkan Nilai Kapitasi FKTP Rp500 Miliar

0
47
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris pada acara Sosialisasi Akuntabilitas Pemanfaatan Dana Kapitasi di Puskesmas bersama BPK RI, Jumat (17/11/2017). (foto:Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Nilai kapitasi yang dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk 1.165 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) se-Sumatera Utara hingga Oktober 2017 mencapai Rp500 Miliar.

“Sementara pada tahun 2016 nilai kapitasi yang dibayarkan oleh BPJS Kesehatan sebesar lebih Rp 600 miliar,” kata Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumut-Aceh, Budi Mohamad Arief, dalam kegiatan sosialisasi akuntabilitas pemanfaatan dana kapitasi di puskesmas di Medan, Jumat (17/11).

Budi Mohamad Arief menyebutkan BPJS Kesehatan telah dapat membayar langsung dana kapitasi kepada Bendahara Dana Kapitasi Puskesmas. Ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2014 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi JKN pada FKTP Milik Pemerintah Daerah.

“Serta terbitnya PerMenKes Nomor 21 Tahun 2016 tentang Penggunaan Dana Kapitasi JKN untuk Jasa Pelayanan Kesehatan dan Dukungan Biaya Operasional pada FKTP Milik Pemerintah Daerah,” urainya.

Namun pada beberapa kasus di Sumatera Utara, kata Budi, pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi belum dapat berjalan secara optimal dikarenakan berbagai hal, antara lain kurangnya pemahaman atas mekanisme pengelolaan dana.

“Serta adanya kekhawatiran akan aspek akuntabilitasnya maupun karena terjadinya salah pengelolaan dana kapitasi yang tidak sesuai prinsip good governance,” pungkas Budi.

Padahal tujuan dari adanya pembayaran dengan sistem kapitasi adalah untuk penyediaan dan peningkatan layanan kesehatan yang berkualitas dan terukur meliputi jasa pelayanan kesehatan, biaya operasional FKTP serta pengadaan sarana prasarana kesehatan.

“Sebagai badan hukum publik yang mendapat amanah menyelenggarakan program jaminan sosial bidang kesehatan, BPJS Kesehatan berkomitmen meningkatkan kepuasan peserta baik disaat memperoleh pelayanan kesehatan di faskes primer maupun faskes tingkat lanjutan,” urainya.

Peningkatan kualitas layanan di fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas sangat penting bagi masyarakat. Hal ini agar masyarakat memperoleh kemudahan mendapatkan layanan bermutu, hanya beberapa langkah dari tempat tinggal mereka.

“Tidak perlu antri panjang di rumah sakit, yang mungkin letaknya jauh dari rumah mereka. Puskesmas yang berkualitas tentu akan memenuhi kebutuhan SDM-nya baik secara kuantitas maupun kualitas, mencukupi ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan dan optimalisasi program promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif,” ungkap Budi.

Budi Mohamad berharap dengan diselenggarakannya kegiatan sosialisasi ini, maka akan memperkaya wawasan para pesertanya sehingga lebih berkomitmen dalam memanfaatkan dana kapitasi secara optimal, akuntable dan menjunjung prinsip good governance.

“Bila hal ini dapat terwujud, maka pada gilirannya masyarakat Sumatera Utara akan memperoleh pelayanan kesehatan di FKTP khususnya Puskesmas secara berkualitas,” bebernya. (Mica/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Wapres Minta Menag Revisi 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk merevisi daftar pendakwah yang direkomendasikan karena sebelumnya dikeluarkan Kemenag hanya...

Banyuwangi Masuk Kota Cerdas ASEAN

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama dengan Jakarta dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart...

Korban Tewas Jatuhnya Pesawat di Kuba Jadi 111 Orang

HAVANA, SERUJI.CO.ID - Jumlah korban tewas pada salah satu bencana udara terburuk di Kuba meningkat menjadi 111 pada Senin (21/5), sementara Meksiko menangguhkan kegiatan...
ekonomi syariah

MUI Dukung 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mendukung langkah Kementerian Agama yang merilis daftar nama mubaligh karena sifatnya untuk pencegahan terhadap...
Siswa SMA/MAN

Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan...