Banjir Terjang Pantai Cermin Kabupaten Solok, 400 Warga Terisolasi

0
68

Arosuka, Seruji.com—Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Sumatera Barat telah memutuskan sebuah jembatan gantung. Akibatnya, warga yang tinggal di tiga jorong terisolasi.

Camat Pantai Cermin, Syaiful Anwar mengatakan ada 90 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk sekitar 400 orang yang terisolasi.

“Warga yang terisolasi berada di tiga lokasi yakni Surian Tigo Jorong Tambang, Jorong Kulemban Nagari Surian serta Muaro Sei Indarung Nagari Lolo. Warga yang terisolasi tersebut sudah dibantu makanan oleh pemerintah untuk sementara,” katanya, Sabtu (7/1).

Tiga daerah itu hanya di hubungkan oleh jembatan gantung. Tetapi karena curah hujan sejak tiga hari ini tinggi maka beberapa aliran sungai meluap dan menghanyutkan jembatan tersebut.

Saat ini, warga yang terisolasi sangat membutuhkan bahan makanan, sebab mereka tidak bisa keluar. Selain itu, Syaiful mengungkapkan luapan sungai juga merusak tiga unit rumah warga di Sei Indarung.

“Sekarang kita masih melakukan pendataan dilapangan dan hujan juga sudah berhenti,” ujarnya.

Seperti diberitakan antara,  Wali Nagari Surian Edi Madrin mengatakan, warga yang terisolasi berada di Jorong Tambang sebanyak 55 KK dengan 215 jiwa dan Kulemban 17 KK 56 jiwa.

 

Dia menjelaskan, dua unit sudah dibawa arus air dan semua barang-barang yang ada juga terbawa arus. Sedangkan satu lagi katanya, baru kebahagian tergerus air. “Sementara penghuni rumah diungsikan ke posko utama,” ucapnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU