Usai Dilantik Gubernur Jatim, Bupati Sampang Sujud Syukur


SURABAYA – Bupati Sampang Fadhilah Budiono sujud syukur usai dilantik Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Kamis (6/7).

“Sujud syukur tadi spontanitas dan merasa tantangan ke depan sangat berat meski berpengalaman menjadi kepala daerah,” ujarnya ketika ditemui usai pelantikan.

Fadhilah Budiono sebelumnya menjabat sebagai wakil bupati mendampingi Bupati KH Fannan Hasib hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2013, namun pada April 2017 ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati karena Fannan sedang sakit, hingga akhirnya meninggal dunia sebulan kemudian.

Penunjukan tersebut sesuai Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 131/616/011.2/2017 tertanggal 21 April 2017 tentang penunjukan dirinya sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Sampang.

Menurut dia, jabatannya sebagai orang nomor satu di Pemkab Sampang sesungguhnya tak diharapkan, namun karena sudah ada aturan hukum berlaku maka selama delapan bulan ke depan jabatan tersebut harus dijalaninya meski tanpa didampingi wakil.

“Karena hanya delapan bulan maka tidak ada wakil tidak apa-apa, dan saya siap bekerja demi kesejahteraan serta membuat masyarakat Sampang semakin lebih baik,” ucapnya.

Pelantikan Bupati Sampang ini sempat menjadi sorotan karena merupakan jabatan ketiganya sehingga muncul permasalahan hingga Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengirim surat mempertanyakannya ke Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan diangkatnya kembali Fadhilah Budiono tidak melanggar aturan karena diatur dalam undang-undang adalah jika bupati sudah dua periode dilarang mendaftar lagi menjadi bupati, namun yang terjadi ini bukan mendaftar lagi, tapi meneruskan jabatan yang ditinggal oleh bupati.

“Ini di dalam aturan yang dinamakan diskresi, tidak diatur tapi tidak bertentangan dengan UUD, namun bermanfaat. Di Indonesia baru sekarang ini. Ini bisa jadi konvensi atau hukum tidak tertulis, yakni tidak usah dipasalkan, tapi yang terjadi di Jatim bisa digunakan di daerah lain,” kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya.

Pengangkatan Fadhilah Budiono tersebut berdasarkan Surat Keputusan Mendagri Nomor: 131.35-3303 Tahun 2017 tentang Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Sampang tertanggal 16 Juni 2017 di Jakarta.

Turut hadir pada pelantikan tersebut pejabat Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Sampang, termasuk unsur legislatif, kepolisian, kejaksaan hingga pejabat-pejabat dinas daerah setempat. (Hrn)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close