Terungkap, Ratusan DPT Ganda Ditemukan di Kota Kediri

KEDIRI, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri, Jawa Timur, mengungkapkan temuan sekitar 200 data pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri.

“Kami sudah lakukan pemantauan lagi langsung ke bawah, PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan),” kata Ketua Bawaslu Kota Kediri Mansyur di Kediri, Kamis (11/10).

Ia mengatakan, temuan itu menyebar di seluruh daerah wilayah Kota Kediri, salah satunya di Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kediri. Data pemilih ganda diketahui setelah dilakukan pengecekan satu per satu daftar pemilih tersebut.

Selain data pemilih ganda, Bawaslu Kota Kediri juga menemukan adanya pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) lainnya, yakni pemilih sudah meninggal dunia. Saat ini, bawaslu juga masih terus melakukan pemantauan lagi agar daftar pemilih di Pemilu 2019 bisa lebih valid.

“Yang TMS harus dicoret termasuk yang meninggal dunia. Makanya, kami membuat posko penerimaan pengaduan,” kata dia.

Ia mengemukakan belum mengetahui dengan pasti mengapa hingga kini masih ada temuan data pemilih ganda, padahal KPU Kota Kediri sudah menetapkan daftar pemilih. Namun, dimungkinkan karena sistem, di mana saat menghapus data ternyata tetap muncul lagi.

Ia berharap dengan data yang semakin valid, tingkat partisipasi masyarakat di Pemilu 2019 bisa lebih baik lagi.

“Ini sebenarnya kembali ke sistem, jadi pengalaman kami ketika sudah entri data, dihapus, tapi muncul lagi. Jadi, sekarang ini disisir terus, nanti dicoret satu per satu. Intinya, kami meminimalisasi jumlah DPT yang TMS agar datanya semakin akurat,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Kediri Anis Iva Permatasari mengakui sudah menerima kiriman daftar pemilih dari pusat sehingga bisa terus dilakukan pencermatan daftar pemilih tersebut.

KPU juga mendata terdapat daftar pemilih ganda di Kota Kediri, yang jumlahnya lebih dari 200 pemilih.

“Ada kiriman dari KPU RI yang hasil pencermatan bersama dengan Bawaslu RI dan Ditjen Dukcapil. Untuk DPT ganda, sebelumnya ada sejumlah 262 pemilih dan sudah kami tindaklanjuti dan ditetapkan 13 September lalu,” ucap Anis.

Lebih lanjut, Anis mengatakan saat ini KPU masih terus membuka untuk pencermatan DPT HP (daftar pemilih tetap hasil perbaikan) baik yang TMS, pemilih baru, maupun perbaikan elemen data dengan diluncurkannya GMHP (gerakan melindungi hak pilih) pada 1-28 Oktober 2018.

“Sudah banyak temuan dan kini kami terus lakukan pencermatan DPT HP tersebut. Kami lakukan perbaikan dengan diluncurkannya GMHP pada 1-28 Oktober 2018. Sekarang ini masih proses verifikasi faktual di PPS dan PPK,” ujar Anis.

Di Kota Kediri, jumlah pemilih mencapai 201.391 pemilih yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kota, Mojoroto, serta Pesantren. Pemilih yang laki-laki terdapat 98.841 pemilih, sedangkan yang perempuan mencapai 102.550 orang. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close