close

Surabaya Raih Gelar Kota Terpopuler di Ajang Guangzhou Award 2018

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kota Surabaya memenangkan pemilihan kategori City of Your Choice sebagai kota terpopuler secara online dalam ajang The Guangzhou International Award 2018.

Kemenangan Kota Surabaya ini didapat dari pemberian vote di situs The Guangzhou International Award 2018 yang berakhir pada Jumat (7/12) pukul 15.00 WIB.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang saat ini berada di Guangzhou menyampaikan kabar gembira itu melalui akun Instagramnya.

“Alhamdulillah Kota Surabaya resmi memenangkan penghargaan kota terpopuler secara online dalam ajang The Guangzhou International Award 2018,” tulis Risma seperti dikutip SERUJI dari akun Instagramnya, Jumat (7/12).


https://www.instagram.com/p/BrFd59rgb1Y/

Dari hasil akhir penghitungan voting secara online, Surabaya berhasil meraup 1.504.535 suara. Sedangkan pesaing terdekatnya nomor 2 Kota Yiwu dari China meraup 1.487.512 suara. Posisi ketiga ditempati Kota Santa Fe dari Argentina mengumpulkan 863.151 suara.

Dalam unggahan berikutnya di akun Instagramnya, Risma menerangkan bagaimana perjalanan Surabaya dalam ajang ini.

“Untuk Guangzhou Award 2018, panitia telah menerima lebih 273 aplikasi dari 193 kota di 66 negara. Dari jumlah tersebut, panitia kemudian menyeleksi dan memutuskan 15 finalis. Surabaya menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia sekaligus wakil Asia Tenggara,” tulis Risma.

Ia menerangkan, Guangzhou Award diselenggarakan oleh United Cities and Local Governments (UCLG), World Association of the Major Metropolises (Metropolis), dan Pemerintah Kota Guangzhou.

“Penghargaan menekankan pada inovasi, serta pembangunan yang harmonis dan berkelanjutan,” terangnya.

Risma melanjutkan, kemenangan itu tentunya berkat dukungan dari warga Surabaya dan masyarakat Indonesia. Karena seperti yang Risma katakan, Surabaya merupakan satu-satunya kota yang mewakili Indonesia, sekaligus wakil Asia Tenggara.

“Sekali lagi atas nama Pemkot Surabaya terima kasih atas dukungan luar biasa. Dukungan bukan saja datang dari warga Surabaya saja tetapi masyarakat Indonesia,” tulis Risma.

View this post on Instagram

Untuk Guangzhou Award 2018, panitia telah menerima lebih 273 aplikasi dari 193 kota di 66 negara. Dari jumlah tersebut, panitia kemudian menyeleksi dan memutuskan 15 finalis. Surabaya menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia sekaligus wakil Asia Tenggara. Guangzhou Award sendiri diselenggarakan oleh United Cities and Local Governments (UCLG), World Association of the Major Metropolises (Metropolis), dan Pemerintah Kota Guangzhou. Penghargaan menekankan pada inovasi, serta pembangunan yang harmonis dan berkelanjutan. Kota Surabaya sendiri memenangkan penghargaan kota terpopuler secara online dalam ajang The Guangzhou International Award 2018. Dengan hasil Vote ; 1. Surabaya – Indonesia : 1.504.535 2. Yiwu – China : 1.487.512 3. Santa Fe – Argentina : 863.15 Sekali lagi atas nama Pemkot Surabaya terima kasih atas dukungan luar biasa. Dukungan bukan saja datang dari warga Surabaya saja tetapi masyarakat Indonesia. Momentum baik ini mari kita jadikan penyemangat untuk memajukan Kota yang sangat kita cintai,……SURABAYA !, dan itu semua bisa terwujud salah satunya dengan kebersamaan. Untuk seluruh jajaran Pemkot Surabaya mari bekerja keras dan bekerja sungguh-sungguh untuk memberikan layanan terbaik untuk warga Surabaya. Terima Kasih……

A post shared by Tri Rismaharini (@trirismaharini) on

(SU05)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Kembali Dalami Kasus Bank Century, KPK Minta Keterangan Muliaman D Hadad

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan terhadap mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dan mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad dalam penyelidikan kasus Bank Century.

Pedagang Korban Kelompok Perusuh Saat Aksi Damai 22 Mei Bertemu Presiden Jokowi

Pedagang di Jalan KH Wahid Hasyim yang menjadi korban kerusuhan oleh sekelompok massa perusuh saat aksi damai pada 22 Mei 2019, Usma (64), bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin (27/5).

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Seiring Tumbuhnya Kembali Kepercayaan Investor

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ini bergerak menguat seiring berkurangnya kekhawatiran investor pascademo yang sempat ricuh pada pertengahan pekan lalu.

Bawaslu Gelar Sidang Pendahuluan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2019

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggelar sidang pendahuluan kasus dugaan pelanggaran pemilu 2019 di Jakarta, Senin (27/5) pagi.

Pasca Kericuhan 22 Mei, Polda Bali Laksanakan Razia Stasioner

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali melaksanakan...

Tiga Buruh Bangunan Jatuh ke Sungai, Satu Ditemukan Tewas

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Tiga buruh bangunan yang sedang memasang...

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

Yuk, Kenali Jenis Busana Tunik