Rumah Produksi Petasan Meledak, 1 Tewas

MALANG, SERUJI.CO.ID –  Rumah produksi petasan di Dusun Krajan 1, Desa Sidoluhur, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, meledak yang menyebabkan satu orang warga setempat tewas dan satu lainnya mengalami luka cukup parah, Ahad (27/5).

Korban tewas atas nama Suin (30) dan korban lain yang mengalami luka-luka cukup parah adalah Ali Maskur (30), pemilik rumah produksi petasan dan telah dilarikan ke rumah sakit (RS).

Selain dua korban, ledakan tersebut membuat rumah produksi petasan itu hancur berantakan.

Menurut Kapolsek Lawang, Kabupaten Malang, Kompol Gaguk Sulistyo Budi saat kejadian ada dua orang di rumah tersebut, yaitu Maskur dan Suin.

Pada saat kejadian, dua orang tersebut menjadi korban, dimana Maskur mengalami luka bakar serius, sedangkan Suin tewas di lokasi.

Ia mengatakan ledakan tersebut mengakibatkan rumah milik Maskur hancur berantakan dan beberapa rumah tetangganya ikut terdampak. Namun belum diketahui secara pasti penyebab ledakan tersebut.

“Kami belum menemukan saksi yang bisa memberi keterangan secara rinci dan detail, karena hanya ada dua orang di rumah itu, satu orang meninggal. Sedangkan satu orang lain belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat intensif di rumah sakit,” kata Kapolsek.

Sementara itu, Kepala Desa Sidoluhur Mulyoko Sudarsana mengatakan pihaknya sudah berulang kali mengingatkan Maskur agar tidak meneruskan usaha produksi petasannya, sebab produksi petasan itu rawan ledakan.

“Hampir setiap kali ketemu dan ada kesempatan, saya selalu mengingatkan agar dia menghentikan kegiatan usahanya itu. Pokoknya setiap ada kesempatan, tidak hanya ketika bertemu secara pribadi, dalam pertemuan warga maupun pengajian, saya selalu mengingatkan dia,” katanya.

Salah seorang warga, Ulum menjelaskan ledakan terjadi pada pagi hari.

“Saat itu saya sedang tidur, ledakan itu terdengar sangat keras dan saya terbangun karena rumah saya hanya berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ledakan,” ucapnya.

Dalam kejadian itu, polisi menyita selongsong petasan berdiameter 6,5 cm sepanjang 12,5 cm, dan pecahan kaca. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER