Potensi Terjadi Longsor Susulan di Ponorogo, BNPB Himbau Warga Waspada

PONOROGO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau seluruh unsur SAR dan masyarakat di kawasan terdampak bencana Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mengantisipasi potensi longsor susulan.

“Dari evaluasi kami bersama PVMBG dan Tim Geologi UGM yang harus tetap diwaspadai adalah potensi longsor susulan,” kata Deputi Penanggulangan Kedaruratan Bencana BNPB Tri Budiarto di lokasi bencana, Selasa (4/4), dikutip dari Antara.

Risiko longsor susulan masih tinggi, karena ditemukan retakan tanah memanjang dari sekitar pusat titik longsor lereng Bukit Gede ke arah samping kanan dan kiri hingga radius 150 meter.

Ditambah hujan dengan intensitas sedang dan tinggi yang mengguyur lokasi longsor, yang juga mengakibatkan proses pencarian korban hilang dua kali terpaksa dihentikan, pada hari Minggu (2/4) dan hari Senin (3/4).

Tri Budiarto mengatakan, saat ini langkah mitigasi lanjutan yang dilakukan BNPB bersama unsur SAR, baik BPBD, TNI, Polri maupun unsur lainnya adalah melakukan sosialisasi secara terus menerus kepada masyarakat adanya potensi longsor susulan.

“Dari gambaran ini, kewaspadaan harus terus diingatkan. Tidak hanya bagi masyarakat setempat, tapi juga berlaku di seluruh tempat baik di Jatim, Jawa Tengah maupun Jawa Barat mengingat intensitas curah hujan yang tinggi,” ujarnya lagi.

Budi juga menjelaskan terkait proses pencarian korban, yang sejauh ini baru ditemukan tiga korban hilang, apakah akan diperpanjang atau tidak upaya pencarian akan diputuskan setelah dilakukan evaluasi oleh Basarnas. “Tentu akan dibahas lagi oleh tim terpadu, apakah diperpanjang atau tidak. Prosedurnya begitu,” katanya.

“Ya, kalau keputusannya dihentikan itu artinya korban akan dikubur bersama di lokasi bencana. Nanti tanah akan kami ratakan,” ujarnya lebih lanjut.

Demikian pula apabila hasil evaluasi memutuskan bahwa pencarian akan dilanjutkan, Tri Budiarto memastikan bahwa keputusan itu akan disampaikan kepada publik.

EDITOR: Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER