Mobil Sapuangin ITS Lolos Grand Final Ajang “DWC” di London

0
68
mobil sapu angin

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Mobil hemat energi, Sapuangin, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) lolos ke ajang Grand Final “Drivers World Championship” (DWC) di London, Inggris, 8 Juli mendatang, setelah menjuarai kompetisi Shell Eco-marathon (SEM) Asia 2018 di Singapura.

Berdasarkan keterangan pers, Senin (12/3), pada lomba yang digelar Changi Exhibition Centre, Ahad (11/3), Sapuangin bersaing ketat dengan sesama tim dari Indonesia, yakni tim Semar Urban Universitas Gadjah Mada yang menjadi peringkat pertama mengungguli Sapuangin di urutan ke-2 dan tim Garuda Universitas Negeri Yogyakarta posisi ke-3.

Tiga posisi teratas dalam adu kecepatan tersebut berhak melaju ke ajang grand final DWC di London, bertarung dengan tiga besar dari berbagai wilayah lain se-dunia. Meski berada di urutan ke-2 pada balapan, dalam kompetisi, Sapuangin ITS menjadi juara 1 disusul Semar Urban UGM, dan Garuda UNY juara 3.

General Manager Tim Sapuangin ITS Rafi Rasyad mengungkapkan kegembiraannya atas keberhasilan tim yang dipimpinnya meraih tiket menuju London ini.

“Alhamdulillah akhirnya Sapuangin berhasil ikut bertarung di DWC London berkat kerja sama tim yang baik, semoga nantinya bisa menjadi terbaik juga di sana (London),” tutur Rafi.

Sementara General Manager Tim Nogogeni ITS Muhammad Adietya mengaku bisa menerima hasil kompetisi ini dengan baik, meski hanya mampu menempati posisi ke-4.

“Alhamdulillah hasil dari DWC tadi kami cukup puas, karena dari tiga tim peserta kelas Urban Concepts Electric hanya Nogogeni yang bisa mencapai finish meskipun tidak bisa lolos ke London,” kata mahasiswa D3 Teknik Mesin Industri ini.

Adiet mengungkapkan saat DWC timnya merasa tegang karena mobil Nogogeni berada di posisi paling depan saat start. Namun, pengalaman DWC tahun ini sangat mengesankan karena baru tahun ini Nogogeni bisa lolos untuk mengikuti race DWC Asia.

“Harapannya tahun depan kami bisa lebih mempersiapkan diri untuk DWC dan mengevaluasi semua problem di tahun ini,” ujarnya.

Selain meloloskan tiga tim ke London, lima posisi tertinggi dalam penyisihan tingkat Asia tersebut didominasi tim dari Indonesia. Dimana tim Nogogeni ITS berada di posisi ke-4 dan tim Bumi Siliwangi UPI di posisi ke-5. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Prancis juara piala dunia 2018

Prancis Juara Piala Dunia 2018, Setelah Tundukkan Kroasia 4-2

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis menang 4-2 atas Kroasia pada final Piala Dunia di Stadion Luzhniki Moskow pada Ahad (15/7), untuk membuat mereka mengangkat trofi...

Final Piala Dunia 2018, Prancis Unggul 2-1 Atas Kroasia di Babak Pertama

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis memimpin 2-1 atas Kroasia pada babak pertama final Piala Dunia, setelah tersaji 45 menit pertama yang berlangsung menarik di Stadion Luzhniki,...

Ribuan Warga Kota Langsa Nobar Final Piala Dunia

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Ribuan Warga Kota Langsa Nonton Bareng (Nobar) final piala dunia yang digelar oleh Pemerintah Kota Langsa di Lapangan Merdeka Kota...

Pencuri Spesialis Angkutan Daring Berhasil Ditangkap Polisi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resort Kuantan Singingi, Provinsi Riau berhasil menangkap buronan bandit pencurian disertai kekerasan spesialis angkutan daring yang beraksi di jalan lintas...
mahkamah konstitusi

Terdapat 67 Permohonan Sengketa Pilkada Yang Diterima MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) mencatat sebanyak 67 permohonan Penyelesaian Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 telah terdaftar pada Ahad (15/7) malam,...