Ketersediaan Bahan Pokok di Jawa Timur Aman Jelang Ramadhan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyampaikan ketersediaan bahan pokok di wilayahnya menjelang bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah aman sehingga masyarakat diminta tidak resah.

“Menjelang bulan Puasa Ramadhan 1439 H, stok berbagai barang kebutuhan pokok di Jawa Timur dipastikan aman,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Rabu (16/5).

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa ketersediaan bahan pokok di Jatim secara keseluruhan sangat cukup, baik itu stoknya maupun yang terdapat di pasar-pasar di kabupaten/kota.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu bahkan mengatakan sejumlah komoditi mengalami surplus hingga Juli 2018, seperti beras, gula, cabe merah besar, cabe rawit merah, cabe merah keriting, jagung, bawang merah, daging sapi, daging ayam ras dan telur ayam.

Laporan lainnya, per 14 Mei 2018, cadangan stok beras di gudang Bulog Jatim mencapai 227.462 ton dan pada Juli mendatang, komoditi ini surplus 859.241 ton.

Sedangkan, untuk komoditi gula, stok di gudang Bulog Jatim mencapai 25.762 ton, kemudian produksi gula di Jatim per tahun mencapai 1.010.447,1 ton dengan jumlah konsumsi mencapai 450.000 ton per tahun.

Selain itu, untuk cabe merah besar, pada Mei ini Jatim surplus 569 ton, lalu pada Juli komoditi ini mengalami surplus 1.635 ton, berikutnya komoditi cabe merah keriting stoknya masih aman dan surplus 13,631 ton pada Juli 2018.

Tak itu saja, komoditi lainnya yang juga surplus hingga Juli 2018 adalah jagung mencapai surplus 246.254 ton, bawang merah surplus 17.426 ton, daging sapi 3.463 ton, daging ayam ras (30,552), serta telur ayam dengan surplus mencapai (88,762) pada Juli mendatang Kendati demikian, kata dia, di Jatim masih ada dua komoditi yang harus impor, yakni kedelai. Dan bawang putih karena tingkat konsumsi yang lebih tinggi dari produksi.

“Untuk kedelai, tingkat konsumsi di Jatim mencapai 410 ribu ton, sedangkan produksinya mencapai 350 ribu ton atau sebanyak 37 persen dari produksi nasional,” kata Pakde Karwo. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER