Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan pendidikan asal Kota Gwangju, Korea Selatan, Sejong di Surabaya, Senin (21/5).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk Kota Surabaya, Karyanto di Surabaya, Selasa (22/5), mengatakan penjajakan kerja sama ini didasari fakta bahwa era globalisasi menjadikan para pelajar di Kota Pahlawan membutuhkan wawasan yang lebih luas.

“Belajar itu bisa di mana saja. Dengan mengembangkan wawasan, kualitas para pelajar di Kota Surabaya akan lebih siap untuk menghadapi globalisasi,” kata Karyanto.

Senada dengan Karyanto, Direktur Prime Surabaya Rosaline Rachmaniah yang ikut memfasilitasi pertemuan itu mengatakan bahwa kerja sama yang terjalin akan sedikit berbeda dari biasanya.

“Salah satu yang ditawarkan dari Gwangju adalah kesempatan bagi kepala sekolah atau guru Jawa Timur untuk melihat langsung sistem pendidikan di sana. Untuk tahun ini, Pemerintah Daerah Gwangju memberikan kesempatan 20 peserta untuk belajar di Korea Selatan atas biaya Pemerintah Gwangju,” kata Rosa.

Rosa menambahkan, kerja sama itu bisa direalisasikan setelah pihak kepala sekolah SMA/SMK di Surabaya melihat langsung proses pendidikan di Gwangju.

Sementara itu, Direktur Sejong, Jed Kim mengungkapkan, pemilihan Indonesia dan secara khusus Kota Surabaya sudah didasari dengan alasan yang kuat setelah mereka berkeliling ke beberapa negara seperti Fillipina dan Amerika Serikat.

“Tapi kemudian kami sadar bahwa Indonesia tidak kalah penting. Sebagai salah satu negara yang besar di Asia dengan Kota Surabaya sebagai kota terbesar di sini, bila para pelajar di kedua belah pihak mampu bersinergi, akan mampu mewujudkan dunia yang lebih baik,” ujar Kim. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER