Imunisasi Difteri di Bangkalan Belum Capai Target

BANGKALAN, SERUJI.CO.ID – Imunisasi difteri vaksin Outbreak Response Immunization (ORI) difteri di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur tidak mencapai target, karena ditolak sejumlah pondok pesantren di wilayah itu.

“Imunisasi vaksin difteri di Bangkalan ini tidak mencapai target karena ada beberapa pondok pesantren yang menolak untuk divaksin difteri,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Bangkalan Walid Yusufi di Bangkalan, Senin (28/5).

Ia menjelaskan, banyak pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Bangkalan terkait vaksin difteri itu, karena beberapa hal.

Selain karena terjadi kasus keracunan massal, seperti yang terjadi di Pamekasan, juga karena pengasuh pondok pesantren ada yang menganggap bahwa vaksi difteri itu, mengandung minyak babi.

“Padahal hukum masalah vaksin ini kan sudah jelas ada Fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),” ujar Walid.

Oleh karenanya, sambung dia, sebelum pelaksanaan imunisasi ORI difteri putaran kedua, pihaknya akan mendatangi Pondok Pesantren yang menolak pemberian vaksin pada tahap pertama itu.

“Kami akan mendatangi ponpes yang menolak itu, untuk memberikan pemahaman tentang imunisasi difteri tersebut, termasuk menyampaikan fakta MUI tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui kekebalan tubuh,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan imunisasi difteri pada putaran kedua ini akan dilaksanakan mulai Juli hingga September 2018. Sebelum dilaksanakan, Dinkes Bangkalan nantinya akan melakukan pencanangan terlebih dahulu.

“Nah nanti ponpes yang menolak divaksin pada putaran pertama itu akan kita undang pada pencanangan vaksin putaran kedua yang akan kita lakukan nanti setelah Lebaran ini,” katanya, menjelaskan.

Menurut Walid Yusufi, imunisasi difteri sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh dari berbagai jenis penyakit, dan masyarakat yang belum diimunisasi vaksin difteri pada putaran pertama bisa diimunisasi vaksin difeteri pada putaran kedua.

“Sesuai dengan ketentuan, pemberian vaksin itu seharusnya tujuh kali suntikan, akan tetapi di sini baru lima kali suntikan, makanya yang tidak divaksin pada putaran pertama, akan divaksin pada putaran kedua nanti,” katanya, menjelaskan.

Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang terdata pernah terserang penyakit difteri masuk dalam status kejadian luar biasa.

Pada 2018 sebanyak empat orang positif menderita difteri dan 2017 sebanyak tujuh orang menderita jenis penyakit yang mematikan itu.

Menurut Kabis P2P Dinkes Bangkalan Walid Yusufi, jumlah warga yang menjadi sasaran imunisasi Outberak ORI difteri di wilayah itu sebanyak 289.040 orang. Mereka itu usia antara satu tahun hingga 19 tahun. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER