Imigrasi Blitar Selidiki Penerbitan Paspor TKW Adelina Lisao


BLITAR, SERUJI.CO.ID –┬áKantor Imigrasi Kelas II Blitar, Jawa Timur, menerbitkan paspor atas nama Adelina Lisao, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur yang meninggal di Malaysia.

“Sekarang kami lagi mengumpulkan data terkait ini. Dan, Adelina ini memang mengajukan permohonan jasa pengurusan paspor sebelum 2013 di pelayanan keimigrasian, melalui biro jasa,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Blitar Muhammad Akram di Blitar, Selasa (27/2).

Pihaknya masih memastikan terkait dengan dugaan pemalsuan data. Kantor Imigrasi juga koordinasi, untuk mengetahui apakah betul data yang dilampirkan yang bersangkutan palsu atau tidak. Sebab, saat mendaftar ternyata dokumennya lengkap.

“Kami menunggu apakah betul bahwa data yang dilampirkan bersangkutan ini palsu atau tidak, karena pada syarat pengajuan paspor berlaku baku, tidak hanya SOP saja tapi asli dokumen kepengurusan paspor, misalnya KTP, kartu keluarga (KK), akta, ijazah atau surat nikah,” katanya.

Seorang TKI bernama Adelina Lisao (26) diketahui ditelantarkan di Malaysia. Ia terpaksa tidur bersama anjing selama sebulan.

Ia berhasil diselamatkan tim penyelamat dan dirawat, tapi akhirnya meninggal dunia, pada 11 Februari 2018.

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) juga sudah mendapatkan informasi penyebab meninggalnya TKW Adelina Lisao tersebut. Diduga TKW itu mengalami malnutrisi akibat pembiaran.

“Hasil sementara, kematian disebabkan anemia, kekurangan hemoglobin, dan malnutrisi akibat pembiaran yang dilakukan majikan dalam jangka lama,” kata Kepala BNP2TKI Nusron Wahid di Jakarta.

Selain sakit tersebut, di tubuh Adelina Lisao juga terdapat bekas luka yang tidak diobati. Hal itu menyebabkan kegagalan fungsi organ tubuh.

Dari hasil forensik yang diterima, sementara tidak ditemui bekas-bekas pemukulan dan tidak ada luka dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close