Geram Tak ditemui Managemen, Penghuni Segel Kantor Apartemen Puncak Kertajaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Sejumlah Penghuni Apartemen Puncak Kertajaya (APK), Keputih, Surabaya, menyegel pintu kantor pengelola APK, lantaran geram tidak diizinkan bertemu managemen.

Penghuni yang tergabung dalam Paguyuban Warga Puncak Kertajaya ini, berkerumun di depan kantor pengelola APK, sejak pukul satu siang. Mereka hendak menemui managemen namun dihadang security aparteman.

“Setelah Jumatan kami sudah didepan ruang managemen untuk minta penjelasan dari manager Rosa, terkait Sertifikat Hak Milik (SHM) dan sejumlah aturan ilegal yang merugikan kami, tapi malah dihadang,” ungkap salah seorang Penghuni yang enggan ditulis namanya kepada SERUJI, Jumat (9/3).

Berdasarkan pantauan SERUJI, penghuni itu tidak diizinkan masuk ke ruang managemen karena dihadang sejumlah security yang berjaga.

Sangking emosinya, penghuni akhirnya menyegel pintu kantor pengelola APK dengan rantai, dan menempelkan secarik kertas pengumuman yang berbunyi ‘Kantor Badan Pengelola APK kami tutup sementara sampai bisa bertemu wakil pemilik APK’.

“Pintu disegel sampai kami bisa bertemu badan pengelolah maupun managemen, dari tadi kami ingin masuk dan bertemu pengelola namun dihadang security terus,” kata penghuni yang ikut aksi tersebut. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.