Forkopimda Jatim Libatkan FKUB Perangi Hoax

0
33
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Gubernur Jatim Soekarwo, dan sejumlah tokoh ulama hadiri di acara cangkrukan, Jumat (16/3/2018) (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur menggelar “cangkrukan” (pertemuan, red) bersama tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Mapolda Jatim, Jumat (16/3).

Kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan kerukunan umat beragama dan menolak ujaran kebencian dan hoax untuk mendukung suksesnya Pemilukada 2018 Jatim.

Gubernur Jatim Soekarwo di hadapan unsur Kepolisian, TNI dan tokoh agama mengatakan bahwa pihaknya mendukung pelaksanaan Pilkada 2018 dan mendukung Polri untuk membasmi informasi hoax. Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk selalu menyebarkan kebenaran.

“Kami mendukung pelaksanaan Pilkada berjalan aman, damai, dan tertib. Kami mendukung Pilkada berjalan secara demokrasi sesuai aturan hukum,” ujar pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini.

Pakde Karwo mengatakan, hasil pengamatan TNI/Polri isu SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) sangat berbahaya bagi masyarakat, maka pentingnya melakukan sosialisasi sebagai bentuk pencegahan.

“Oleh sebab itu, kami mengajak elemen bangsa baik umat beragama, mahasiswa, dosen, tokoh masyarakat, ormas, dan terutama media sebagai penyebar berita, maka hal ini menjadi prioritas bahwa kita komitmen memerangi Hoax,” katanya.

Pakde Karwo juga mendukung terkait usulan adanya lembaga khusus yang akan menyiarkan tentang informasi kebenaran bukan kebencian. Program itu, kata Pakde akan menjadi program ad hoc yang menjadi prioritas di Jatim.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menambahkan, pihaknya akan terus
memantau perjalanan Pilkada Serentak 2018. Selain itu pihaknya juga akan berupaya menindak bagi yang menyebarkan informasi hoax. Oleh karenanya, hal ini menjadi perhatian khusus demi ketentraman Indonesia, khususnya Jatim.

“Ini kami undang para tokoh agama, FKUB tidak hanya di tingkat provinsi tapi diharapkan di tingkat Polres dan Polsek untuk sama-sama menjaga keamanan di Jatim terutama melawan hoax. Fatwa ulama sudah ada yang melarang ujaran kebencian. Peran ulama dakwah, dan kami titip pesan itu,” tuturnya.

Suasana acara cangkrukan FKUB Jatim, di Mapolda Jatim, Jumat (16/3/2018) (foto:Devan/SERUJI)

Machfud mengapresiasi Gubernur yang akan memberikan dukungan terhadap kegiatan ini serta lembaga khusus yang menyiarkan informasi kebenaran. Tim itu nantinya dibentuk tim dari pemprov, ahli IT, Kodam untuk sama-sama menjaga berita yang tidak benar.

Kegiatan Deklarasi FKUB yang diadakan Forkopimda Jatim ini menghadirkan tokoh agama Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. (Devan/SU05)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Api Sumur Minyak di Aceh Timur Belum Bisa Dipadamkan

ACEH TIMUR, SERUJI.CO.ID - Kobaran api di sumur pengeboran minyak tradisional di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Propinsi Aceh yang...

Kejaksaan Tangkap Buronan Korupsi Rp12,09 Miliar

Jakarta, 25/4 (Antara) - Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi Jambi meringkus buronan kasus korupsi yang merugikan negara Rp12,09 miliar Ferry Nursanti...

Korban Tewas Pengeboran Ilegal di Aceh Bertambah

ACEH TIMUR, SERUJI.CO.ID – Ledakan sumur minyak yang terjadi di desa Pasi Putih, Kecamatan Rantau Peurelak, Aceh Timur telah menelan 10 korban jiwa. Informasi yang...

Kejaksaan Jakarta Pusat Eksekusi Kapal Bajak Laut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, berhasil mengeksekusi barang bukti kapal MT Matahari Laut yang berada di Bandar Victory, Batam, Kepulauan...
KTP-el

Bawaslu Jateng: 300 Ribuan Calon Pemilih Belum Miliki KTP-el

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Bawaslu Jawa Tengah mencatat masih ada sekitar 300 ribu penduduk provinsi ini yang belum terekam data E-KTP sehingga belum tercatat dalam...