DPRD Berharap Ada Peningkatan Nilai UNBK Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Seorang anggota DPRD Surabaya mengharapkan ada peningkatan nilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di semua tingkatan pendidikan siswa kota Pahlawan menyusul semua sarana UNBK terutama komputer telah dipenuhi pemerintah kota setempat.

Anggota Komisi D Bidang Pendidikan DPRD Surabaya Reni Astuti, di Surabaya, Selasa (3/4) mengatakan semua sarana telah dipenuhi oleh Pemkot, baik untuk sekolah negeri maupun sekolah swasta.

“Jadi kami berharap selanjutnya perolehan nilai UNBK di semua tingkatan sekolah mengalami peningkatan dari tahun lalu,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Reni telah memantau ke sejumlah sekolah dan memastikan pelaksanaan UNBK di semua tingkatan di Kota Surabaya telah siap seratus persen.

Menurut dia, Pemkot Surabaya, selain telah memenuhi semua saran computer di sekolah negeri, juga telah menyiapkan computer untuk bisa dipinjam pakai sekolah swasta yang membutuhkan selama pelaksanaan UNBK.

“Semua sekolah negeri sudah sejak tahun kemarin siap dengan sarana komputernya dan tahun ini bagi sekolah swasta yang belum lengkap komputernya bisa pinjam pakai ke Dinas Pendidikan Surabaya tanpa harus melakukan ujian penggabungan,” ujarnya.

Untuk itu, Reni menyarankan pihak sekolah perlu menyiapkan para siswanya agar mendapatkan nilai dengan baik, meskipun hasil UNBK tidak mempengaruhi kelulusan.

“Semua pra sarana kan sudah disediakan Pemkot, tinggal para siswa harus disiapkan untuk mendapat hasil yang baik. Sebeb meski tidak mempengaruhi kelulusan, tapi nilai itu menunjukkan sejauh mana program pendidikan berhasil,” katanya.

Kepala Bagian Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Aset (LP2A) Pemkot Surabaya Noer Oemarijati sebelumnya mengatakan pihaknya telah mendistribusikan sekitar 4.600 komputer ke sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) guna pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) 2018. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy