close

Ditelantarkan Hingga Meninggal, Keluarga Korban Tuntut Rumah Sakit

SIDOARJO, SERUJI.CO.ID – Keluarga Korban almarhum Supariyah menginginkan adanya itikad baik dari pihak rumah sakit SK di Sidoarjo, Jawa Timur, menyusul adanya dugaan menelantarkan pasien sampai meninggal dunia.

Faisal Rizal selaku anak ke lima korban, Senin (29/1), mengatakan yang diinginkan dari pihak keluarga hanyalah iktikad baik dari pihak rumah sakit terkait dengan kejadian ini.

“Saat ini orang tua kami sudah meninggal dunia, dan kami inginkan iktikad baik dari rumah sakit tersebut supaya tidak sewenang-senang dan bersifat arogan dengan pasien, apalagi yang menangani merupakan direktur rumah sakit tersebut,” katanya saat dikonfirmasi di rumah duka di kawasan Taman, Sidoarjo.

Ia mengemukakan, saat ini pihaknya sudah menunjuk seorang kuasa hukum yang diharapkan bisa membantu menangani perkara ini.


“Saat ini, pihak kepolisian juga sudah mendatangi rumah kami untuk menindaklanjuti kasus ini dan diharapkan bisa segera diselesaikan,” ucapnya pada kesempatan yang sama, Kepala Kepolisian Sektor Taman Sidoarjo, Jawa Timur, AKP Samirin mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini.

“Kami akan menindaklanjuti kasus ini dan pihak keluarga akan membuat laporan kepada kepolisian terkait dengan masalah itu,” ujarnya.

Setelah pihak keluarga membuat laporan kepolisian, kata dia, baru kemudian pihaknya akan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangannya supaya kasus ini menjadi lebih jelas.

“Kami masih belum menentukan siapa saja yang akan dimintai keterangan terkait dengan kasus ini,” katanya.

Sebelumnya, keluarga pasien rumah sakit SK di Sidoarjo kecewa terhadap pelayanan yang tidak memuaskan, hingga menyebabkan Supariyah meninggal tanpa diketahui oleh pihak rumah sakit.

Keluarga beranggapan, meninggalnya orang tua itu karena pihak rumah sakit menelantarkan pasien hingga pasien meninggal dunia.

Pihak rumah sakit sendiri sampai dengan saat ini masih belum memberikan keterangan resmi terkait dengan kasus tersebut. Meskipun kasus menelantarkan pasien ini sudah viral di media sosial. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Tolak PPDB Zonasi Yang Tidak Berkeadilan, KOMPAK Siang Ini Geruduk Grahadi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ratusan orang tua yang tergabung dalam...

Kuasa Hukum Jokowi-KH Ma’ruf Siap Hadapi Saksi Dari Pihak Prabowo-Sandi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim kuasa hukum Jokowi-KH Ma'ruf Amin...

Sidang Ketiga Sengketa Pilpres 2019 Akan Digelar Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) Rabu (19/6) pagi...

Wagub Jabar: PPDB Zonasi Upaya Pemerataan Pendidikan

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul...

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).

Persijap Jepara Target Gelar Laga Uji Coba Maksimal Tiga Kali

JEPARA, SERUJI.CO.ID - Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, menargetkan menggelar...

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).