BI Sediakan Uang Pecahan Baru Rp7,2 Triliun untuk Lebaran

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jember menyediakan uang pecahan baru untuk penukaran uang sebesar Rp7,2 triliun dalam memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran 2018.

“Kebutuhan masyarakat untuk menukarkan uang pecahan baru setiap tahun meningkat dan tahun ini diprediksi meningkat 61 persen dibandingkan tahun lalu, sehingga ketersediaan uang pecahan juga ditambah menjadi Rp7,2 triliun,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (22/5).

Menurutnya, Bank Indonesia memastikan ketersediaan uang rupiah selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran dipastikan cukup, baik dari sisi jumlah maupun denominasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami menyiapkan Rp7,2 trilun uang pecahan baru untuk wilayah kerja BI Jember yang meliputi Kabupaten Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan Lumajang atau wilayah eks Keresidenan Besuki dan Lumajang (Sekarkijang),” katanya.

Ia menjelaskan peningkatan jumlah uang pecahan baru tersebut, karena panjang hari libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah berkisar 10-12 hari, sehingga masyarakat diprediksi membutuhkan uang yang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

“Bank Indonesia sebagai otoritas sistem pembayaran akan menjamin ketersediaan uang rupiah dalam jumlah dan denominasi yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran,” katanya pula.

BI Jember akan melakukan kegiatan kas keliling yang dilaksanakan bersama tujuh perbankan dalam menyediakan jasa penukaran uang pecahan di alun-alun Kabupaten Jember, dan pihak perbankan di 93 titik kantor cabang juga melayani jasa penukaran uang.

“Ada berbagai kegiatan layanan penukaran uang yang dilaksanakan BI Jember, baik melalui kas keliling maupun penukaran ke perbankan setempat,” katanya.

Hestu menjelaskan, BI Jember melakukan sinergi penukaran uang rupiah bersama Pemerintah Kabupaten Jember melalui kegiatan pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di seluruh kantor kecamatan di Jember mulai 28 Mei hingga 7 Juni 2018.

“Selain itu, sinergi penukaran uang rupiah bersama perbankan melalui penukaran ‘mobile branch bank’ dan mobil kas keliling BI Jember di alun-alun Kota Jember mulai 28 Mei hingga 8 Juni 2018,” ujarnya pula.

BI Jember juga melakukan sinergi bersama perbankan untuk melayani penukaran uang melalui loket penukaran bank setempat di lima kabupaten yang berada di eks Keresidenan Besuki dan Lumajang mulai 21 Mei hingga 8 Juni 2018. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER