MALANG, SERUJI.CO.ID – Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales Universitas Muhammadiyah Malang, atau disingkat AIESEC UMM, mendorong sekolah jenjang SD hingga SMA dan usaha kecil menengah di Malang raya meningkatkan kapasitasnya agar bisa bersaing di tingkat internasional.
Vice President AIESEC UMM Dian Kresnawan di Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/2), mengemukakan untuk mewujudkan sekolah dan UKM mampu bersaing di kancah internasional, pihaknya melibatkan sejumlah mahasisswa asing yang tergabung alam AIESEC dari berbagai perguruan tinggi di Asia.
“Kami ingin mewujudkan program Sustainable Development Goals (SDGs) yang digaungkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2015. Untuk menjalankan program ini ada tujuh mahasiswa asing asal China, India, dan Bangladesh yang kami libatkan,” ujarnya.
Ketujuh mahasiswa asing tersebut akan melaksanakan proyek sosial yang dibuat oleh AIESEC UMM, yakni “Dream School Project” dan “E-Volution Project”. Dua proyek itu merupakan kolaborasi dengan sejumlah pihak.
Ia mengaku saat menyusun dua proyek tersebut, pihaknya tidak ingin hanya memberi pengalaman mengajar kepada partisipan, tetapi juga pengalaman lain dalam membangun usaha masyarakat lokal.
Dream School Project merupakan proyek sosial yang bertujuan meningkatkan pengetahuan guru dan siswa di daerah pinggiran di wilayah Malang raya terhadap kemajuan pendidikan era modern, sekaligus mendukung SDGs poin keempat. Selain itu, meningkatkan pengetahuan berinovasi dan berkereasi dengan kurikulum yang ada kepada guru.
Ia mengatakan E-Volution Project adalah proyek sosial yang fokus untuk membantu pelaku UKM dalam membangun daya saing dan inovasi baru pada produk UKM yang mereka produksi.
Dua proyek AIESEC UMM tersebut bekerja sama dengan beberapa pihak, di antaranya SDN Tlogomas 2, SDN Cemorokandang, SMP Cemorokandang, MI Al-Huda, MTS Al-Huda, serta Paguyuban UKM Amazing Malang raya.
Ia berharap, pada akhir Dream School Project akan menghasilkan buku panduan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah partner proyek AISEC.
Untuk E-Volution, mahasiswa asing yang terlibat dapat membantu pelaku UKM membuat skema produksi yang menghasilkan banyak profit serta meningkatkan kualitas produk hasil UKM.
