7.000 Personel Akan Dikerahkan Amankan Pilkada Ulang di Sampang

0
28
  • 1
    Share
Calon kepala daerah (ilustrasi)

SAMPANG, SERUJI.CO.ID – Polres Sampang, Jawa Timur, mempersiapkan sebanyak 7.000 personel guna mengamankan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Sampang yang akan digelar 27 Oktober 2018.

Ribuan personel gabungan dari unsur TNI dan Polri ini akan mengamankan 1.450 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 186 desa/kelurahan di 14 Kecamatan se-Kabupaten Sampang.

Menurut Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman, usai memantau kesiapan pasukan di lapangan Wijaya Kusuma, Kamis, kesiapan pengamanan PSU dan penghitungan Pilkada Sampang itu telah diawali dengan apel gelar pergeseran pasukan dengan sandi “Operasi Mantap Praja Semeru 2018”.

Loading...

“Pengamanan PSU dikerahkan tujuh ribu personel gabungan, rinciannya lima ribu Polri dan dua ribu TNI,” ucap Budhi.

Budhi menjelaskan, pola pengamanan di setiap TPS saat hari pencoblosan dijaga personel pengamanan yaitu dua polisi dan satu TNI. Kemudian, untuk TPS yang dianggap rawan, pola pengamanannya bisa melebihi dari tiga personel.

“Nanti pengamanan di TPS rawan ini bisa lebih dari tiga personel, bisa sampai 10 personil,” ujarnya.

Ia menambahkan, mulai hari ini personel pengamanan akan dikerahkan untuk mengawal pengiriman kotak suara dan menuju ke masing-masing TPS.

Sementara itu, apel gelar pasukan itu dipimpin langsung oleh pejabat (Pj) Bupati Sampang Jonathan Judianto, dihadiri seluruh Camat, dan Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif.

Pada kesempatan itu, Jonathan menyampaikan pengamanan ini merupakan bentuk sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menghadapi PSU Pilkada Sampang. Sehingga diharapkan pesta demokrasi tersebut bisa dilaksanakan dengan damai dan kondusif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU