Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY Luncurkan Beras Istimewa

YOGYAKARTA – Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) DI Yogyakarta, Iwan Setiyawan, M.Si. menyerahkan secara simbolis Beras Istimewa atau BerasMU kepada ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul, Agus Amarullah, dalam acara peluncuran pemasaran perdana yang bertempat di Kantor PDM Bantul pada hari ini, Ahad (6/3).

BerasMU, beras berjenis Mentik Wangi dan C4, diproduksi oleh CV. Sang Pencerah, sebuah amal usaha milik PWPM DIY bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh Muhammadiyah (LazisMU) DIY.

Beras ini dinamakan Beras Istimewa, karena dengan membeli beras ini konsumen sekaligus juga berinfaq 2,5 % lewat LazisMU. Dinamakan juga BerasMU, karena beras ini berasal dari hasil petani warga Muhammadiyah binaan dari PWPM DIY.

Ketua PWPM DIY menjelaskan, bahwa selama ini petani belum bisa menikmati hasil panennya dengan mengambil keuntungan yang wajar. Hal ini disebabkan karena petani tidak dapat memasarkan hasil panennya secara langsung kepada pembeli.

“Banyak petani yang hanya dapat menjual lewat tengkulak, bahkan masih ada yang dengan sistim Ijon,” kata Iwan Setiyawan.

Karena itu PWPM DIY mengajak dan akan mendampingi petani dalam menjual hasil panennya langsung kepada pembeli.

EDITOR: Iwan S

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Anda ASN Yang Terpaksa Harus Bercerai? Simak Prosedur Yang Harus Dilalui

Anda seorang ASN dan sedang mengalami masalah rumah tangga yang berujung perceraian? Simak proses percerain ASN berikut, apa yang harus dilakukan dan kewajiban apa yang muncul.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.