Puluhan Bangunan Liar di Jalur Mudik Lebaran Ditertibkan Pemkab Bekasi

CIKARANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menertibkan puluhan bangunan liar di sepanjang jalur mudik Lebaran 2019 di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang.

“Kegiatan ini kami lakukan sejak kemarin, menyisir Jalan Inspeksi Kalimalang mulai dari perbatasan Kota Bekasi hingga Kabupaten Karawang,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi, Hudaya di Cikarang, Kamis (30/5).

Ia mengatakan penertiban bangunan liar itu guna mendukung rekayasa lalu lintas sebagai dampak pemberlakuan sistem satu arah atau one way di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik maupun arus balik Lebaran 2019.

Ia menjelaskan bahwa penertiban bangunan liar itu merupakan tanggung jawab bersama antara jajaran perangkat daerah terkait, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, serta unsur lainnya, seperti Polres Metro Bekasi, Kodim 0509, pemerintah kecamatan, hingga aparatur desa.

“Pemkab Bekasi terjunkan sebanyak 150 personel Satpol PP dibantu 30 anggota TNI dan 20 anggota Polri, serta unsur perangkat daerah lainnya,” katanya.

Hudaya berharap, penertiban itu mengembalikan fungsi jalan dengan rambu lalu lintas dan penerangan jalan untuk membantu pengguna jalan, khususnya saat arus mudik Lebaran 2019.

“Semoga Jalan Raya Kalimalang yang kami tertibkan dapat digunakan sebagaimana fungsi seharusnya, serta tidak dimanfaatkan lagi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata dia.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Form Konsultasi Hukum SERUJI

Untuk berkonsultasi dengan para pakar pengasuh rubrik "Konsultasi Hukum SERUJI" (KHS) silahkan isi form ini selengkap mungkin dan dengan data yang benar. Seluruh data kami jamin terjaga kerahasiaannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.