Kepolisian Selidiki Kasus Delapan Warga Keracunan Limbah Pabrik

KARAWANG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Karawang masih mendalami kasus keracunan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang menimpa delapan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Kami masih melakukan pendalaman, dengan mengumpulkan berbagai barang bukti,” kata Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan, di Karawang, Rabu (14/2).

Ia mengatakan, sehari setelah kejadian keracunan di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, pihaknya bersama jajaran Pemkab Karawang langsung datang ke lokasi.

Semua alat bukti masih terus dikumpulkan untuk melengkapi proses penyelidikannya.

Pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terkait kemungkinan ada atau tidaknya unsur kesengajaan dalam kasus keracunan itu.

Baca juga: Hirup Limbah Pabrik, Delapan Warga Keracunan

Sementara itu, Kapolsek Ciampel AKP Ricky Adipratama sebelumnya melaporkan, delapan warga Desa Kutamekar, Ciampel keracunan setelah menghirup limbah B3 yang diduga berasal dari sebuah pabrik di Kawasan Industri Surya Cipta.

Ia mengatakan, peristiwa keracunan terjadi pada Senin (12/2), sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu limbah batu bara yang diduga milik PT Asahi yang berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta tengah diangkut menggunakan truk menuju tempat pengelolaan limbah rongsokan milik Yusuf.

Kondisi cuaca saat itu gerimis, sehingga limbah batu bara tersebut mulai mengeluarkan asap dan bau tidak sedap, seperti amoniak.

Akibatnya, delapan warga setempat yang menghirup bau tak sedap itu langsung mengalami keracunan.

Selanjutnya, para korban dibawa ke Klinik Mustika, Kutapohaci, Ciampel untuk mendapat perawatan. Para korban di antaranya Nia, Tarsih, Eco, Ema, Fika, Ade Salamah, Anih dan Ridwan.

Dari delapan korban itu, dua orang di antaranya sempat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER