Dua Wisatawan Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID –  Dua wisatawan yang tengah berlibur di laut selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat di dua lokasi berbeda hilang tenggelam saat sedang berenang bersama kerabatnya.

“Benar, ada dua kasus kecelakaan laut pada Selasa, (19/6) saat ini anggota kami tengah melakukan penyisiran,” kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi, Selasa (19/6).

Informasi yang dihimpun dua kasus kecelakaan laut tersebut terjadi di Pantai Kalapa Condong, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap dengan korban diketahui bernama Aden Nandang Hadi Suryana (30) warga Pabuaran, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Sementara, seorang korban lainnya yang saat ini masih dicari identitasnya karena keluarga korban masih trauma dan belum bisa dimintai keterangan hilang tenggelam di Pantai Dolpin atau Lumba-Lumba, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

“Kami sudah berkoordinasi dengan life guard dan petugas SAR lainnya untuk melakukan pencarian. Sementara anggota kami melakukan penyisiran di darat sekitar tempat hilang tenggelamnya korban,” tambahnya.

Sementara, Ketua Harian Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi Yanyan Nuryanto mengatakan pihaknya sudah menyiapkan anggota untuk melakukan pencarian dan mengawasi wisatawan yang tengah bermain maupun berenang di pantai.

“Kami terus memperketat keamanan di sekitar objek wisata pantai Kabupaten Sukabumi untuk menekan kecelakaan laut. Namun karena personel yang tidak sebanding dengan jumlah wisatawan kami bekerja harus ekstra dengan memperingati wisatawan agar tidak berenang di lokasi rawan,” katanya. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER