Ratusan Warga Nonton Film G30S/PKI di Kodim

GORONTALO – Ratusan warga, Rabu malam (20/9), memadati kantor Kodim 1304 Gorontalo yang menggelar nonton bareng film “Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI”.

Dandim 1304 Gorontalo, Letkol Inf Dadang Ismail Marzuki mengatakan pemutaran film ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pembelajaran kepada masyarakat dan generasi muda.

“Sehingga dengan diputarnya film ini, masyarakat terutama remaja menjadi tahu pengalaman sejarah bangsa kita pernah mengalami pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965,” ujarnya.

Pada nonton bareng itu, terdapat berbagai elemen masyarakat mulai dari TNI, siswa dan mahasiswa serta masyarakat.

“Kemarin kami sudah meminta kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk menyampaikan kepada para generasi muda yang ingin menonton untuk datang,” ungkapnya.

Letkol Dadang juga mengutarakan bahwa jika ada yang ingin memutar film tersebut agar bisa menginformasikan kepada pihak Kodim 1304 Gorontalo dan akan diberikan salinan filmnya.

“Pemutaran film di Kodim ini adalah awal, jika ada pemuda, masyarakat atau instansi yang akan memutar film ini, kami mempersilakan dan memberikan dukungan dan pengamanan,” tambahnya.

Ia mengaku senang jika ada yang ingin menayangkan film tersebut agar bisa manjadi ajang berbagi tentang sejarah dan mengingatkan bahwa di Indonesia tidak ada ideologi lain selain Pancasila.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Abdullah Utina yang menonton film tersebut mengatakan bahwa film ini membuat kita bisa mengenang sejarah.

“Saya rasa sejarah ini perlu diketahui oleh anak bangsa dan dikenang kembali karena meskipun ini sudah berlalu dan makna positif yang saya ambil adalah bahwa pengkhianatan terhadap negara tidak boleh lagi terjadi,” tambahnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER