Pelindo Kendari Gelar Angkutan Mudik Gratis Bagi Mahasiswa dan Warga Tak Mampu

KENDARI, SERUJI.CO.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) cabang Kendari, Sulawesi Tenggara, kembali menggelar angkutan mudik gratis bagi kalangan mahasiswa dan warga tidak mampu.

Tahun ini kuota yang disiapkan mencapai 350 orang. Bagi kalangan mahasiswa dan warga tak mampu yang berminat bisa mendatangi Posko Pelayanan Angkutan Mudik Gratis di Pelindo Kendari di kawasan pelabuhan Nusantara.

“Bawa kartu mahasiswa bagi mahasiswa dan KTP serta Kartu Kekuarga bagi masyarakat tak mampu. Kuotanya terbatas hanya untuk 350 orang,” ujar Debby Duakaju, General Manager Pelindo Kendari.

Ditemui SERUJI di Kendari, Sabtu (25/5) Debby menjelaskan, pendaftaran bagi peminat mudik gratis sudah dibuka sejak 21 Mei lalu hingga 28 Mei mendatang, sedangkan pemberangkatan dilakukan 29 Mei untuk tujuan Kendari-Raha, Kendari-Baubau, Kendari-Wanci dan Kendari-Ereke.

Kapal yang akan digunakan untuk angkutan mudik gratis itu, kata Debby, selain kapal cepat Cantika Ekspres juga Cantika Prissilia ditambah beberapa kapal cepat lainnya dan kapal penumpang milik Pelni, yakni KM Sangiang.

Tahun lalu, Debby mencatat, minat masyarakat Sultra mengikuti program angkutan mudik gratis itu membludak sehingga over kuota. Diprediksi tahun ini juga akan sama.

Program angkutan mudik gratis ini, menurut Debby merupakan program nasional BUMN Pelindo peduli masyarakat, khususnya bagi mahasiswa dan warga tidak mampu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy