Aliansi Umat Islam Kalbar Tuntut Usut Penghadangan Ulama di Sintang

0
36

Pontianak, Seruji.com– Seribuan Umat Islam yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam (AUI) Kalimantan Barat melakukan Aksi Bela Ulama di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak dan halaman Mapolda Kalbar, Jumat (13/1).

Aliansi ini terdiri dari berbagai ormas Islam Kalbar, diantaranya FPI, HMI, Majelis Ta’lim, Santri, dan Jama’ah Sholat Jum’at Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

Aksi ini dipicu puluhan warga Dayak yang menolak kedatangan Wasekjen MUI Pusat, KH Tengku Zulkarnain di run way Bandara Susilo, Sintang, Kamis (12/1) pagi yang akan mengisi tausiah di Sintang. Tengku Zulkarnain akhirnya batal mengisi tausiah di Sintang.

Massa AUI Kalbar memulai orasinya di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Sejumlah orator meminta kepolisian menangkap 30 warga Dayak yang menolak dan menghadang Ustad Tengku yang dinilai telah mencederai konstitusi di Indonesia.

“Saya yakin ini ada rekayasa pihak-pihak tertentu. Kita lihat guru kita KH Tengku Zulkarnain ditolak oleh beberapa massa yang ada di Sintang. Kita meminta pertanggungjawaban pihak Bandara Sintang dan aparat kepolisian untuk menangkap orang-orang (penghadang -red-) tersebut,” tegas salah satu orator.

Aksi dilanjutkan long march dari Masjid Raya Mujahidin Pontianak menuju Mapolda Kalbar diiringi lantunan sholawat dan takbir. Aksi dikawal ketat oleh puluhan polisi.

“Ini Islam sudah cukup sabar. Tapi kalau Umat Islam bergerak dibilang teroris, ISIS, dan makar. Sekarang mengapa Ulama kami ditantang di Sintang. Kami minta keadilan kepada aparat,” ujar orator lainnya.

30 perwakilan massa diterima oleh Kapolresta Pontianak untuk menyampaikan tuntutan langsung ke Kapolda Kalbar di dalam Mapolda Kalbar. Massa juga meminta sejumlah wartawan memberitakan dengan adil dan tidak mendiskreditkan Umat Islam. (Hermawan Fadli/Pontianak)

Keterangan foto: Sambil menunggu Ulama & perwakilan Ormas Islam bertemu Pak Kapolda dan jajaranya. Dibacakan pernyataan sikap Aliansi Umat Islam Kalimantan Barat. (foto: Hermawan Fadli)

Reporter : Denni

Editor   : Denni

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
loading...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...