Aliansi Umat Islam Kalbar Juga Minta Polisi Tindak Tegas Penista Agama

Pontianak, Seruji.com—Aliansi Umat Islam (AUI) Kalimantan Barat juga meminta polisi menindak tegas pendukung penista agama. Tuntutan itu dibacakan, menyusul permintaah kepada Kapolda Kalbar menindak pihak Bandara Sintang dan Kapolres Sintang yang membiarkan masyarakat masuk ke dalam bandara dan mengancam jiwa Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain.

Tuntutan ini disuarakan di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak usai sholat Jum’at, (13/1).

“Aparat dan pemerintah bukan musuh kita, musuh kita PKI. Tapi kenapa hukum tidak berjalan? Ada apa Ahok tidak juga ditangkap? Sekarang susah mencari keadilan di Indonesia. Siapapun yang melindungi dan di belakang penista agama, tindak tegas,” ujar salah satu Ulama dalam orasinya.

Menurutnya, Umat Islam sudah cukup sabar menghadapi para penista agama dan pendukungnya. Kalau Umat Islam bergerak selalu dituduh teroris, ISIS, dan makar.

“Jangan sudutkan Islam. Islam dianggap penghianat Pancasila, makar dan teroris. Masa Islam membela agamanya dianggap teroris dan makar. Tidak ada makar. Saya minta hati nurani aparat (Polisi dan TNI) bersikap adil,” tegasnya.

Aliansi Umat Islam Kalbar siap bela ulama karena ulama adalah pewaris Nabi Muhammad SAW. Mencintai ulama sama dengan mencintai Nabi dan memusuhi ulama sama dengan memusuhi Nabi. Selain itu massa juga siap bela NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. (Hermawan Fadli/Pontianak)

Keterangan Foto: Massa dari Aliansi Umat Islam Kalimantan Barat beraksi usai Shalat Jumat di Halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak. (foto. Hermawan Fadli)

Reporter : Denni

Editor   : Denni

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Yuk, Kenali Jenis Busana Tunik