Senator Apresiasi Polres Jakpus Ciduk Terduga Penyedia dan Pelaku Prostitusi Gay

0
76
Fahira Idris, anggota DPD RI mengapresiasi polisi yang sudah menangkap pelaku gay di Jakarta.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Senator Jakarta Fahira Idris mengapresiasi Kepolisian Resort Metro Jakarta Pusat (Jakpus) yang berhasil mengamankan setidaknya 51 pengunjung Sauna yang disinyalir melakukan pesta gay berkedok SPA di Bilangan Gambir, Jakarta Pusat. Tempat sauna ini juga diduga menyediakan prostitusi sesama jenis.

“Saya mengapresiasi jajaran Polres Jakpus dan juga warga sekitar yang proaktif melapor dugaan praktik pelanggaran hukum di lingkungannya kepada polisi. Saya yakin praktik seperti ini (pesta seks dan prostitusi sesama jenis) masih ada terutama di kota-kota besar di Indonesia. Semakin sering terungkap dan terciduk semakin baik,” ujar Fahira Idris di Jakarta, Ahad (8/10).

Menurut Fahira, pengungkapan kasus serupa juga berhasil dilakukan Polda Metro pada Mei 2017 tepatnya pesta seks kaum gay di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Barat. Artinya pada 2017 ini sudah dua kasus pesta gay di Jakarta yang berhasil diungkap. Ini menandakan praktik-praktik seperti ini, tidak tertutup kemungkinan sering berlangsung di Kota Jakarta.

“Padahal ancaman hukumannya cukup berat. Jika dijerat dengan Undang-Undang Pornografi mulai dari membuat, menyiarkan (publikasi), menawarkan, memperjualbelikan, dan menyediakan pornografi, ancamannya bisa 15 tahun penjara. Kalau ada pesta seks sesama jenis pasti ada penyelenggaranya dan pasti ada publikasinya, walau untuk kalangan terbatas. Jadi saya harap polisi menjerat para pelaku dengan Undang-Undang Pornografi karena semua unsur terpenuhi,” jelas Ketua Komite III DPD ini.

Bukan hanya melakukan penindakan hukum, sanksi lain harus diberikan pihak berwenang dalam hal ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap siapa saja yang terkait dengan praktik pornografi ini.

“Jika itu benar sauna, izin usahanya harus segera dicabut. Pemilik dan pengelola gedung juga harus diperingati untuk hati-hati menyewakan gedungnya agar tidak disalahgunakan untuk melakukan praktik-praktik yang melanggar hukum. Saya juga mengimbau warga untuk tidak ragu melapor jika melihat ada gelagat yang mencurigakan di lingkungannya,” pungkas Fahira. (Arif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Khofifah-Emil

Khofifah-Emil Lengkapi Berkas Pendaftaran di KPU Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pasangan bakal calon gubernur dan wakilnya untuk Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, melengkapi berkas persyaratan pendaftaran...

Ketua MPR: Wujudkan Agenda Reformasi Belum Terwujud

CIAMIS, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak seluruh masyarakat mewujudkan agenda reformasi yang belum terwujud seperti masih adanya kesenjangan ekonomi dan politik serta...
Kebun Raya Mangrove

Pertama di Asia Tenggara, Kebun Raya Mangrove Dibangun di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya menindaklanjuti pengembangan kawasan Wisata Wangrove Wonorejo menjadi Kebun Raya Mangrove (KRM) yang pertama di Asia Tenggara. Wali Kota Surabaya Tri...
Penggelapan dana

Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Proyek Transmigrasi Trumon

TAPAKTUAN, SERUJI.CO.ID - Penyidik Kejaksaan Negeri Aceh Selatan menahan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan lokasi transmigrasi di Despot Ujong Tanoh, Gampong Ujung Tanoh, Kecamatan Trumon. Kajari...
sandiaga Uno

Sandiaga: Polisi Profesional Tangani Kasus Penggelapan Lahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai penyidik Polda Metro Jaya menangani kasus penggelapan lahan tanah secara profesional. "Saya khusnudzon punya prasangka baik...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...